Biografi Margaret Thatcher: The Iron Lady

Biografi Margaret Thatcher: The Iron Lady Kredit Foto: Wikimedia commons

Margaret Thatcher (1925-2013) merupakan perdana menteri wanita pertama Inggris yang menjabat dari 1979 hingga 1990.

Selama masa jabatannya, ia mengurangi pengaruh serikat pekerja, memprivatisasi industri tertentu, mengurangi manfaat publik dan mengubah ketentuan politik.

Baca Juga: Relawan Poros Prabowo-Puan Deklarasi, Siap-siap Dengar Alasannya

Thatcher dijuluki "Wanita Besi" karena dia menentang komunisme Soviet dan berperang untuk mempertahankan kendali Kepulauan Falkland.

Perdana menteri Inggris terlama abad ke-20, Thatcher akhirnya ditekan untuk mengundurkan diri oleh anggota Partai Konservatifnya sendiri.

Baca Juga: Apa Itu Konservatisme?

Awal Kehidupan dan Karier Thatcher

Margaret Thatcher lahir di kota kecil pasar Lincolnshire, Grantham pada Oktober 1925. Dia merupakan putri kedua dari Alfred dan Beatrice Roberts. Orang tuanya memiliki dan mengelola toko kelontong.

Thatcher tumbuh dalam komunitas yang kuat dan waspada, tempat tugas, ketertiban, kejujuran yang tak kenal lelah, dan pemberian amal.

Ayahnya adalah seorang pengkhotbah, melayani selama bertahun-tahun di komite keuangan dewan, dan memegang jabatan walikota pada 1945.

Thatcher bersekolah di Somerville College, Oxford, jurusan kimia di antara tahun 1943 dan 1947.

Tutor kuliahnya adalah Dorothy Hodgkin, seorang ahli kristalografi brilian yang kemudian memenangkan Hadiah Nobel.

Tahun-tahun Thatcher di Oxford, dia meluncurkan karir politiknya. Thatcher aktif di Asosiasi Konservatif Universitas Oxford dan menjadi presidennya.

Selain itu, Tharcher bertemu dengan banyak tokoh partai yang paling menonjol dan menganggap Thatcher layak untuk membina pria dan wanita muda di universitas itu.

Pidato politik pertamanya disampaikan saat kampanye Pemilihan Umum 1945.

Margaret Thatchher Lulus pada tahun 1947 dan memulai karir singkat sebagai ahli kimia penelitian, lalu pindah ke Colchester dan kemudian ke Dartford. Dia terpilih sebagai kandidat Konservatif pada Pemilihan Umum 1950.

Sebagai kandidat perempuan termuda dalam pemilihan dan salah satu yang paling menarik, dia dan kampanyenya mendapat perhatian nasional di media.

Pencalonan Dartford juga membawanya ke perusahaan Denis Thatcher, seorang pengusaha lokal.

Mereka menikah pada bulan Desember 1951 untuk menjadi salah satu pasangan politik yang paling cocok dan paling bahagia.

Pada tahun-tahun awalnya sebagai wanita yang sudah menikah, Thatcher dilatih sebagai pengacara, yang berspesialisasi dalam hukum pajak.

Baca Juga: Kerumunan Holywings, Bukti Anies Baswedan Tak Serius Terapkan Prokes Covid-19 Demi Pajak Hiburan

Pada tahun 1953 ia menjadi ibu dari anak kembar, Mark dan Carol.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini