Gegara Isu Gak Bakal Jadi Cawapres Prabowo, Cak Imin Ngotot Bakal Koalisi dengan Partai Lain?

Gegara Isu Gak Bakal Jadi Cawapres Prabowo, Cak Imin Ngotot Bakal Koalisi dengan Partai Lain? Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Pengamat Politik Citra Institute Efriza menilai tak ada jaminan bagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang akan dijadikan calon wakil presiden sekalipun membuat koalisi baru.

Ia menilai, terburu-burunya nyapres yang ditonjolkan Cak Imin hanya untuk menaikkan posisi tawar di dalam koalisi Gerindra-PKB. Sebab, ada dugaan isu dalam internal PKB bahwa Cak Imin tak akan diusung menjadi cawapres.

“Sebab, koalisi Gerindra-PKB terkesan komposisinya sudah dapat ditebak Prabowo-Muhaimin atau Prabowo dengan calon alternatif,” ujarnya saat dihubungi Akurat.co pada Kamis (24/11/2022).

Menurutnya, PKB dan Cak Imin terkesan berkoalisi dengan Gerindra hanya untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden  dari Gerindra untuk mengusung Prabowo. Kerena itu, hal membuat Muhaimin geram. Selain menyelesaikan permasalahan dalam koalisi, ia juga tengah disangkutpautkan kembali berbagai kasus korupsi di masa lalu.

Baca Juga: Ternyata Oh Ternyata Ini Tujuan Surya Paloh Usung Anies Jadi Capres, Mantan Kader Nasdem Blak-blakan Bongkar Demi...

“Ini artinya, Cak Imin merasa semakin jauh dari kans sebagai cawapres, karena memang Gerindra tidak sepenuh hati menginginkan Muhaimin Iskandar,” katanya.

Cak Imin merasa dirinya diamanati oleh partai untuk jadi capres seperti yang tertuang dalam Muktamar PKB tahun 2019.

Berbagai permasalahan ini yang membuat Muhaimin akhirnya mencoba menaikkan posisi tawarnya dengan berkomunikasi keras agar diperhitungkan dalam koalisi Gerindra-PKB.

Baca Juga: JK Sebut Anies Disenangi Publik Gegara Pintar Bicara, Andi Sinulingga: Ahok Pintar Ngamuk!

“Inilah yang bikin Muhaimin bergejolak mulai bersuara terhadap Koalisi Gerindra-PKB,” katanya.

Sebelumnya, Cak Imin tak membantah soal adanya kemungkinan membuat komposisi baru, bahkan merombak koalisi apabila dirinya tak dipasangkan dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. 

Hal tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan awak media soal kemungkinan Prabowo bakal menggandeng Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai cawapresnya di 2024 nanti.

Baca Juga: Rizal Ramli Bayar Orang untuk Habisi Gibran, Benarkah?

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover