Acara Kumpul Bareng Jokowi di GBK Bukan Relawan Asli, Refly Harun: Ketika Pelepasan Anies Itu, Betul Orang-orang Murni

Acara Kumpul Bareng Jokowi di GBK Bukan Relawan Asli, Refly Harun: Ketika Pelepasan Anies Itu, Betul Orang-orang Murni Kredit Foto: twitter/@miduk17

Pakar Tata Negara Refly Harun membandingkan massa relawan Jokowi di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (26/11/2022) dengan massa yang hadir di perpisahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Acara relawan Presiden Jokowi yang bertajuk ‘Nusantara Bersatu’ digelar di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Mengenai hal itu, Refly Harun berpendapat terkait adanya dugaan relawan yang datang ke GBK bukanlah relawan asli namun massa yang dimobilisasi.

Refly menyebut perbedaan massa yang genuine atau murni dan massa yang dimobilisasi.

Menurutnya, relawan yang dimobilisasi merupakan relawan yang datang bukan karena kehendaknnya sendiri, sementara relawan yang genuine merupakan mereka yang datang atas kemauannya sendiri.

“Contoh misalnya ketika pelepasan Anies Baswedan, itu kelihatan itu bukan dimobilisasi itu betul-betul orang pengen lihat walaupun tujuannya macam-macam. Itu genuine tidak dimobilisasi,” ujarnya dilansir dari kanal Youtube pribadinya, Senin (28/11/2022).

“Kalau dimobilisasi itu ya seperti di GBK ini, saya kebetulan pagi datang bagaimana bus mendeploy orang yang datang nah itu ciri mobilisasi begitu, kalau tidak dimobilisasi mereka datang tidak teratur biasanya ya mereka datang begitu saja,” ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Bilang Pemimpin Rambut Putih yang Mikirin Rakyat, Prabowo Langsung Nyeletuk, Ini Putih Banyak Kan!

Refly juga sempat menyeroti deretan bus-bus pengatar massa relawan Jokowi di GBK.

Tapi kalau kemarin mereka diangkut dengan bus dari berbagai daerah lalu busnya itu langsung menuju ke GBK, kalau acara lain kan enggak boleh parkir di samping Gatot Subroto, tapi khusus acara Jokowi diperbolehkan," katanya.

Baca Juga: Habib Rizieq Lebih Dicintai Rakyat Dibanding Jokowi, Terbukti dari Acara Kumpul-Kumpul Relawan di GBK?

"Harusnya orang datang berbagai macam, naik sepeda, naik motor, jalan kaki. Tapi ini rapi sekali kan, bus datang dari berbagai daerah berarti ada yang menyewakan bus ada yang mengkoordinir," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover