Simak! Profil Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Simak! Profil Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI Kredit Foto: GenPI

Presiden Jokowi resmi menunjuk Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa.

Yudo merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1988. Dia mengawali karier militernya dengan mengemban posisi sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI Wilhelmus Zakaria Johannes-332.

Setelah itu, pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, 26 November 1965 ini ditunjuk menjadi Kepala Departemen Operasi KRI Ki Hajar Dewantara-364 dan Perwira Pelaksana (Palaksa) KRI Fatahillah-361. Usai menjadi Palaksa, karir Yudo beranjak. Dia dipercaya menduduki posisi sebagai Komandan KRI Pandrong-801, Komandan KRI Sutanto-877, dan Komandan KRI Ahmad Yani-351.

Baca Juga: Sah! Presiden Jokowi Resmi Tunjuk KSAL Yudo Margono Gantikan Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI

Karir militer Yudo pun terus menanjak dengan menduduki beberapa jabatan strategis di lingkungan TNI AL. Di antaranya, yakni Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I 2018-2019 dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I pada 2019-2020.

Saat menjabat sebagaj Pangkogabwilhan I, nama Yudo semakin dikenal oleh masyarakat. Sebab, saat itu, ia memantau langsung kapal-kapal nelayan China yang melakukan pelanggaran karena memasuki wilayah Natuna, Kepulauan Riau, pada 2020.

Baca Juga: KSAL Laksamana Yudo Margono: Jangan Berandai-berandai Dalam Jabatan Panglima TNI itu, Sekarang Saya...

Tak sampai di situ, pada tahun yang sama, Yudo juga terlibat aktif dalam penanganan Covid-19 yang melanda Indonesia pada Maret 2020. Terutama dalam hal pemulangan warga negera Indonesia (WNI) ke Tanah Air. Saat itu, Yudo masih menyandang pangkat bintang tiga atau laksamana madya.

Yudo kemudian dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi KSAL pada Mei 2020 hingga sekarang. Jabatannya yang baru itu pun membuat Yudo resmi menjadi pucuk pimpinan di tubuh TNI AL dengan pangkat bintang empat atau laksamana di pundaknya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover