Alasan Relawan Jokowi Mau Ganyang Kelompok Anti Pemerintah: Kerap Ujaran Kebencian dan Fitnah, Masak Kita Mayoritas Nggak Boleh Marah?

Alasan Relawan Jokowi Mau Ganyang Kelompok Anti Pemerintah: Kerap Ujaran Kebencian dan Fitnah, Masak Kita Mayoritas Nggak Boleh Marah? Kredit Foto: Taufik Idharudin

Ketua Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Ramdhani menyebutkan bahwa kelompok anti pemerintah selalu menyebarkan kebencian kepada pemerintah dan pendukungnya. Menurutnya, mereka tidak lagi melayangkan kritik, tapi fitnah.

Baca Juga: Jokowi Hadiri Acara Relawan di GBK, Istana Gagap Beri Penjelasan, Eng-Ing-Eng

"Lihat cara-cara yang mereka lakukan selama ini upaya untuk mendelegitimasi menjatuhkan pemerintahan. Selalu dengan pola yang sama, penyebaran kebencian, fitnah, adu domba antar suku dan agama, berita hoax bahkan penghinaan dan pencemaran terhadap simbol negara, presiden, ibu negara terakhir," tuturnya kepada awak media pada Senin (28/11/2022) di Senayan, Jakarta.

Menurutnya, narasi kebencian ini terus berulang dan disebut menjadi mesin mematikan yang terus diproduksi. Benny beranggapan bahwa ini tidak lepas dari dendam politik yang diformalin pasca Pilpres 2019.

"Karena diformalin, jadi awet. Padahal ekspektasi publik rakyat termasuk kami, dengan bergabungnya Prabowo dan Sandi udah selesai tentang rivalitas, kontestasi demokrasi pilpres, bangun bangsa ini bersama-sama baik pendukung Jokowi maupun bukan," tuturnya.

Atas dasar situasi tadi, kata dia, maka kelompok relawan Jokowi menjadi marah. Sebab, yang dilakukan kelompok anti pemerintah adalah cara  anti demokrasi, merusak harmoni, bahkan menjadi ancaman perjalanan kebangsaan. Maka, ia menganggap kemarahan relawan adalah hal wajar. 

"Masa saya nggak boleh marah, masa rakyat Indonesia mayoritas nggak boleh marah? Pasti marah lah. Mereka akan lebih berpikir tentang eksistensi dan keutuhan bangsa mereka dan kami pasti  berpikir tentang perjalanan bangsa," ujarnya.

"Pak Jokowi bisa berakhir di 2024, tapi bangsa ini harus terus berjalan siapapun pemimpinnya nanti. Cara pandang kami kan masa depan, visioner," sambungnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Kalang Kabut Pas Tahu Anak Buahnya Nobar Video Pembunuhan Brigadir J, Mukanya Merah, Terus Tebar Ancaman: Kalau Bocor Berarti…

Ia juga mendesak agar penegak hukum menjalankan tugasnya dalam menyikapi penyebaran ujaran kebencian. Benny menilai, selama ini masyarakat pro pemerintah sudah cukup diam ketika oposisi melakukan ujaran kebencian dan protes pada kekuasaan. 

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover