Jadi Musuh JK, Rizal Ramli Ngaku Pernah Gagalin Proyek hingga Selamatkan Uang Negara Rp 50 Triliun

Jadi Musuh JK, Rizal Ramli Ngaku Pernah Gagalin Proyek hingga Selamatkan Uang Negara Rp 50 Triliun Kredit Foto: YouTube Total Politik

Perseteruan antara eks Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan mantan Wakil Jusuf Kalla bukan lagi rahasia. Bahkan Rizal mengaku mencatut nama Jusuf Kalla dalam kesepakatannya menjadi Menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam beberapa tahun lalu.

“(saya bilang) saya setuju, tapi dengan syarat, saya nggak mau laporan-laporan sama Pak JK, biasanya dia bisnisin pengetahuannya di dalam,” ujar Rizal dilansir dari kanal Youtube Refly Harun pada Rabu (30/11/2022).

Ia juga mengungkapkan ‘dosa’ JK selama berada dalam dunia pemerintahan. Kemudian, Jokowi menyepakati permintaan tersebut dan bergabungnya Rizal, membuat JK terganggu.

“JK memang terganggu sama kita. Dulu kan di sidang cabinet dia sangat dominan, memang banyak orangnya JK di cabinet Jokowi yang pertama. Begitu kita masuk kan berubah. Pikiran-pikiran kita akhirnya jadi kesimpulan rapat, Jokowi nyimpulin itu,” tutur Rizal.

Tak hanya itu, Rizal mengaku kehadirannya membuat sejumlah proyek strategis yang dilirik JK gagal untuk dieksekusi. Salah satunya, proyek pembangunan tangka BB, sampai USD 600 juta.

Baca Juga: Jokowi Dinilai Nggak Mau Anies Menang Jadi Capres Demi Dinasti Politik, Refly Harun: Yang Mereka Bangun…

“Nah, yang kedua ada main lagi mereka, dengan salah satu Menteri, mau bikin jaringan pipa BBM sepanjang Jawa. Nilai investasinya USD 3 miliar. Semua sudah setuju tadinya (tapi) saya angkat tangan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan megaproyek itu hanya menjadi pemborosan lantaran Indonesia sudah mempunyai jaringan penyalur BBM yang turut melibatkan swasta.

Rizal juga menyinggung aspek keamanan pipa BBM, yang lantas dibandingkan dengan system serupa di Rusia. Menurutnya, tiap 10 kilometer pipa BBM di Rusia dijaga oleh tantara dan diawasi satelit demi menghindari adanya tangan-tangan nakal yang bisa merusak pipa dan juga bisa mebahayakan masyarakat luas.

“Saya tanya Dirut Pertamina waktu itu, ‘sudah siap belum mikirin aspek security dan keamanan? (dijawab) ‘enggak’,” ungkap Rizal.

“Ngapain bikin jaringan ini, ini pemborosan. Saya setuju kita bikin jaringan pipa gas, gas dari luar Jawa kita jadikan city gas, supaya energi kita murah, lingkungan hidup kita bersih. Mohon maaf pak Presiden, kita batalin ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Gembar-Gembor Sosok Capres, Rizal Ramli: Mbak Mega Turun Santai Aja, SBY Turun Juga Tak Gopoh-gopoh Capresnya, Ini Kok...

Kemudian, Jokowi rupanya setuju dengan usulan Rizal tersebut dan membatalkan proyek yang sudah direncanakan. Bahkan, nilak proyek itu begitu luar biasa.

“Jadi hari itu aja, Presiden atas saran saya batalin proyek yang punya KKN semua ini (sebesar) USD 3,6 miliar, hampir RP 50 tiliun, Rizal Ramli nyelamatin itu,” pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover