Narasi terkait acara relawan Jokowi di Gelora Bung Karno (GBK) beredar di media sosial. Narasi tersebut dibagikan pengguna akun Twitter pada 27 November 2022.
Narasi itu mengeklaim bahwa panitia acara Nusantara Bersatu mengajukan proposal acara ke sejumlah BUMN dengan anggaran mencapai Rp100 miliar.
Berikut narasi terkait yang dibagikan.
"WOW! Sekjen Projo Pertama Ungkap Anggaran Acara Relawan Jokowi di GBK Hampir Rp100 Miliar. Proposal kegiatan ini diajukan ke bbrp BUMN ?@KemenBUMN
?? WOW seandainya anggaran ini dialihkan untuk korban bencana di Cianjur, pasti luar biasa manfaatnya"
WOW! Sekjen Projo Pertama Ungkap Anggaran Acara Relawan Jokowi di GBK Hampir Rp100 Miliar. Proposal kegiatan ini diajukan ke bbrp BUMN ?@KemenBUMN? ? WOW seandainya anggaran ini dialihkan untuk korban bencana di Cianjur, pasti luar biasa manfaatnya https://t.co/dQPQBEtzAr
— ibnu purna (@ibnupurna) November 27, 2022
Kemudian dilakukan penelusuran untuk cek fakta, tidak benar panitia acara Nusantara Bersatu mengajukan proposal ke sejumlah BUMN.
Melansir Sinpo.id, Menteri BUMN Erick Thohir membantah isu adanya pejabat BUMN yang mendanai penyelenggaraan acara Nusantara Bersatu di GBK pada Sabtu (26/11) lalu.
Erick mengaku siap menangkap pihak yang bersangkutan jika memang benar ditemukan aliran dana BUMN ke acara yang diselenggarakan relawan Jokowi itu.
Berdasarkan hasil penelusuran, narasi panitia acara Nusantara Bersatu mengajukan proposal ke sejumlah BUMN adalah tidak benar. Faktanya, isu tersebut sudah dibantah oleh Menteri BUMN Erick Thohir.