Omongin Politik Identitas Sambil Nunjuk Hidung Orang Lain, Hasto PDIP Malah Kena Ditunjuk Balik, Jleb!

Omongin Politik Identitas Sambil Nunjuk Hidung Orang Lain, Hasto PDIP Malah Kena Ditunjuk Balik, Jleb! Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Kritikus Bachrum Ahmadi menyoroti pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjend)  PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang baru-baru ini bicara panjang lebar soal pelaku politik identitas yang dikhawatirkan bakal beraksi pada Pilpres 2024 mendatang, dimana dia menyebut cara berpolitik seperti ini hanya akan dimainkan oleh mereka yang nihil prestasi.

Menurut Bachrum Ahmadi, pernyataan Hasto tersebut justru untuk menghajar dirinya sendiri dan Puan Maharani, sebab mereka kerap memanfaatkan nama besar Soekarno untuk tujuan politis. Itu artinya baik Hasto maupun Puan Maharani, keduanya sama-sama tak punya prestasi sebab mencatut nama Soekarno juga dapat dikategorikan sebagai politik identitas. 

Baca Juga: Dibongkar Sama Habib Syakur, Reuni 212 Bakal Dihadiri Anies Baswedan: Ini Momentum Dia Menarik Dukungan dari Pengusung Khilafah dan HTI!

“Trus klo ada yang berambisi nyapres, lalu pamer cucu bung Karno, itu termasuk politik identitas gak sih!” sentil Bachrum Ahmadi, dalam sebuah cuitan di akun twittenya  Kamis (1/12/2022).

Pernyataan Ahmadi mendapat dukungan dari sejumlah warganet yang menyebut, politik identitas itu memang dilakukan orang nihil prestasi, mereka ingin menjatuhkan orang-orang berprestasi dengan cara-cara politik kotor.  

“Politik identitas itu menyerang yang berprestasi dan memuji jagoannya yang bikin sensasi,” tulis pengguna akun T @DYS_yes 

Sebagaimana diketahui, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan pihak-pihak yang menggunakan politik identitas biasanya tak memiliki kompetensi maupun prestasi.

Pernyataan itu disampaikan Hasto dalam Mukernas Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) 2022 yang mengangkat tema 'Moderasi Beragama Perkuat Persatuan Bangsa', di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022).

"Orang-orang yang memang tidak punya suatu narasi yang memberikan inspirasi bagi seluruh warga bangsa di dalam mendorong setiap kemajuan," kata Hasto.

Baca Juga: Typo ‘Jembut Anies’ Musni Umar Langsung Babak Belur Kena Bully: Profesor Pemersatu Bangsa!

Baca Juga: Reuni 212, Murid Tertua Rizieq Shihab Klaim Massa dari Luar Kota Mulai Berdatangan

Hasto memandang Rakornas dan Mukernas Bamusi penting karena banyak pihak yang menggunakan berbagai cara untuk menang, termasuk menggunakan politik agama saat ini.

"Bagi PDIP berkeyakinan bahwa mereka yang menggunakan politik identitas itu pada dasarnya, kecenderungannya mereka tidak punya prestasi," kata Hasto.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover