Kapolres Cianjur Manggut-manggut Sama Ormas Intoleran Penyobek Label Gereja, Loyalis Ganjar Colek Kapolri: Polisi Nggak Paham Kebhinekaan!

Kapolres Cianjur Manggut-manggut Sama Ormas Intoleran Penyobek Label Gereja, Loyalis Ganjar Colek Kapolri: Polisi Nggak Paham Kebhinekaan! Kredit Foto: Istimewa

Ketua Umum (Ketum) Ganjar Pranowo Mania (GP Mania), Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel mengkritik keras sikap Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, yang menganggap aksi penyobekan label gereja di tenda bantuan buat para pengungsi korban gempa Cianjur, Jawa Barat bukan aksi intoleran. Noel dongkol sebab Doni memaklumi perbuatan tak terpuji yang dilakukan ormas Gerakan Reformis Islam (GARIS) itu. 

Noel menyebut, Doni adalah petinggi polisi yang sama sekali tak mengerti kebhinekaan, penyobekan label gereja itu kata Noel adalah sebuah peristiwa yang dapat mengancam persatuan di negara ini, perilaku ormas ini tak bisa ditolerir.

Baca Juga: Penyobekan Label Gereja di Cianjur, Ketua Relawan Ganjar Murka Sejadi-jadinya: Munafik, Mereka Ini Panas di Tempat Sampah!

"Ini Kapolresnya harus dievaluasi ulang nih, saya rasa Pak Kapolri harus segera mencopot Kapolres model-model seperti ini, tidak paham tentang kebhinekaan, tidak paham tentang ideologi Pancasila," kata Noel dilansir Populis.id di kanal YouTube Immanuel Ebenezer Official Kamis (1/12/2022). 

Menurut Noel, pernyataan Kapolres Cianjur tersebut merupakan hal yang memalukan karena menyatakan perbuatan orang-orang tersebut bukan tindakan intoleran.

"Kemanusiaan kita sangat terusik dengan perilaku para bajingan ini. Mereka tidak paham tentang substansi agamanya sendiri, bahwa Islam itu adalah agama rahmatan lil alamin. Rahmat untuk semua, enggak malu sama saya yang seorang nonmuslim. Saya bukan mengkritik, tapi saya mengecam perilaku para kriminal itu," terang Noel.

Namun demikian, Noel memberikan rasa hormat kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memiliki ketegasan agar hal-hal tersebut tidak boleh terjadi lagi.

"Beda dengan Bupatinya yang mendua. Di sisi lain mengiyakan tapi di sisi lain menganggap itu hal biasa, ini memalukan pejabat-pejabat ini. Sekali lagi, salam kemanusiaan dari saya Immanuel Ebenezer. Jangan pernah berhenti menjaga republik ini, karena kita adalah Pancasila," pungkas Noel.

Baca Juga: Reuni 212, Habib Bahar Teriak Lantang ke Pengikutnya: Siap Lawan Penghianat Bangsa? Siap Memperjuangkan Keadilan? Allahu Akbar!

Baca Juga: Reuni 212 Jadi Ajang Cari Dukungan Kelompok Khilafah dan HTI Buat Anies Baswedan, Murid Tertua Rizieq Shihab Langsung Singgung Rezim Zalim

Sebelumnya, Kapolres Cianjur, Jawa Barat, AKBP Doni Hermawan mengaku aksi pencopotan label gereja pada paket bantuan buat pengungsi korban Gempa Cianjur, Jawa Barat bukan aksi intoleransi.

AKBP Doni mengaku memaklumi hal tersebut sebab tenda bantuan dari sebuah gereja itu nyatanya tak ditolak masyarakat, mereka hanya membuka stiker bertuliskan nama gereja tersebut pada paket tenda yang disumbangkan 

“Jadi perlu ditegaskan jika ini bukan aksi intoleran. Tendanya masih digunakan masyarakat, tidak ditolak. Hanya stiker atau labelnya yang dicabut,” ujar AKBP Doni Hermawan.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini

Populis Discover