Dulu Suka Dateng, Kini Anies Enggak Diundang ke Reuni 212, Panitia: Kami Enggak Undang Orang yang..

Dulu Suka Dateng, Kini Anies Enggak Diundang ke Reuni 212, Panitia: Kami Enggak Undang Orang yang.. Kredit Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Panitia penyelenggara Reuni 212 memberikan tanggapan soal ketidakhadiran Anies Baswedan pada acara akbar tersebut di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Jumat (2/12/2022).

Penanggung jawab Reuni 212, Yusuf Martak, mengungkap kalau pihaknya hanya mengundang tokoh agama seperti habib, ustaz, dan sebagainya.

Baca Juga: Keluarga Cendana Hadiri Reuni 212, Anak Buah Rizieq Shihab Beri Sambutan Hangat: Selamat Datang Keluarga Besar Soeharto!

Meski eks Gubernur DKI Jakarta itu beberapa kali hadir dalam kegiatan Reuni 212 sebelumnya, Yusuf Martak menegaskan kalau kini tak ada undangan untuk tokoh yang berkaitan dengan politik.

"Anies Baswedan enggak kami undang, Anies Baswedan kan enggak mungkin baca doa, jadi enggak kami undang karena kami enggak mengundang orang-orang yang (ada) kaitannya dengan politik,” jelas Yusuf Martak dalam keterangannya.

Ia melanjutkan, “(Tokoh) politik praktis kami tidak undang, yang kami undang itu tokoh ulama, habib, ustaz, kiai, gitu.”

Reuni 212 sendiri sudah dilaksanakan sejak Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

Sementara itu, selama lima tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies sendiri selalu menghadiri Reuni 212 pada 2017, 2018, dan 2019.

Baca Juga: Survei Indikator: Erick Thohir Paling Dijagokan Jadi Cawapres 2024

Pada 2020, Anies tidak memberikan izin untuk menggelar Reuni 212 karena tingginya kasus Covid-19 sehingga acara itu akhirnya berlangsung secara virtual. Meski begitu, mantan Mendikbud itu tetap tidak hadir.

Saat akhir 2021, walaupun angka kasus Covid-19 sudah menurun, tapi Anies masih tidak memberikan izin mengadakan Reuni 212 di Jakarta. Ia bahkan memblokade massa yang datang dengan menyuruh mereka untuk berputar balik.

Aksi 212 sendiri mulanya digelar pada Jumat (2/12/2016) silam dengan tujuan untuk menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Tuntutan itu dilakukan karena ia dinilai telah menodai agama saat mendatangi Kepulauan Seribu. Akibatnya, Ahok mendapat vonis dua tahun penjara. Sedangkan Anies yang menjadi lawannya memenangi Pilgub 2017.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover