Takut Bobo di Penjara Lagi, Habib Rizieq Koar-Koar soal Pelanggaran Hukum: Kadang Menurut Saya Gak Melanggar, Tapi Lawan Kita Bilang...

Takut Bobo di Penjara Lagi, Habib Rizieq Koar-Koar soal Pelanggaran Hukum: Kadang Menurut Saya Gak Melanggar, Tapi Lawan Kita Bilang... Kredit Foto: YouTube IBTV

Habib Rizieq Shihab akhirnya hadir dalam acara reuni akbar 212 setelah lima tahun absen.

Ia tak pernah hadir ke acara reuni 212 yang rutin digelar setiap tahun, sejak pergi ke Arab Saudi tahun 2017 silam.

Dalam ceramahnya, Rizieq bercerita bahwa ia tengah menjalani masa pembebasan bersyarat yang telah dilakukannya sejak beberapa bulan lalu.

Dia menyebut, masa pembebasan bersyaratnya itu berlaku sampai 10 Juni 2024 mendatang.

Baca Juga: Habib Rizieq Beri Ceramah di Reuni 212, Ngaku Sempat Ketar-Ketir: Saya Bisa Dipenjara Lagi

Dalam jangka waktu itu, Rizieq mangatakan dirinya tak boleh melanggar hukum. Jika ia melanggar, tentu akan ditangkap polisi dan dijebloskan ke penjara lagi.

"Ini yang mesti kita waspada, tidak boleh melakukan pelanggaran hukum," tegas Rizieq di Masjid At-Tin, Jakarta pada Jumat (2/12/2022).

Kendati begitu, Rizieq mengaku harus berhati-hati agar tidak melanggar hukum. Pasalnya, kadangkala menurut ia apa yang dilakukan dirinya tidak melanggar hukum, tetapi menurut orang lain bisa saja itu melanggar hukum.

Baca Juga: Jemaah Reuni 212 Teriak Huhuhuhu, Habib Rizieq Ketar-Ketir: Lu Teriak, Gua Ditangkep Lagi!

"Kadang-kadang menurut kita gak melanggar hukum, tapi menurut lawan kita langgar hukum," ucap dia.

Hal itu, menurut Rizieq, telah terbukti saat ia divonis bersalah dalam kasus penyiaran berita bohong tes usap di RS Ummi Kota Bogor.

"Buktinya, saya cuma bilang 'baik-baik saja', diancam 10 tahun penjara, dituntut 6 tahun, dan divonis 4 tahun. Begitu saya masuk kasasi jadi turun 2 tahun," cerita Rizieq.

"Gara-gara apa? gara-gara saya mengatakan, saya dalam keadaan baik-baik saja. Artinya apa? bagi kita itu bukan pelanggaran, tapi bagi orang yang tidak suka dengan kita itu bisa jadi permasalahan," tegasnya.

Baca Juga: Massa Geruduk Petamburan Sebelum Reuni 212, Rizieq Shihab Dipaksa Lakukan Ini, Nggak Nyangka

Untuk diketahui, Rizieq dipenjara karena kasus penyiaran berita bohong tes usap di RS Ummi Bogor. Ketika itu ia dianggap berbohong kepada publik mengenai status kesehatannya.

Saat itu Rizieq yang baru pulang dari Arab Saudi harus dirawat di RS Ummi Kota Bogor. Ia pun memberikan pernyataan mengenai testimoni saat perawatan di RS Ummi Kota Bogor kepada media.

Dalam pernyataannya itu, Rizieq mengaku sudah dalam kondisi baik dan sehat. Padahal, Rizieq saat tiba di RS Ummi Bogor sempat menjalani swab antigen dengan hasil reaktif.

Baca Juga: Keluarga Cendana Hadiri Reuni 212, Anak Buah Rizieq Shihab Beri Sambutan Hangat: Selamat Datang Keluarga Besar Soeharto!

Sehingga, status Rizieq saat itu adalah pasien probabel Covid-19, sambil menunggu hasil PCR test yang dilakukan oleh tim MER-C.

Hal inilah yang dianggap kepolisian dan majelis hakim sebagai tindakan menyebarkan berita bohong di tengah kasus Covid-19.

Pantauan Populis.id, Habib Rizieq datang ke Masjid At-Tin sebelum agenda salat tahajud berjamaah.

Habib Rizieq tidak menjadi imam dalam salat tahajud kali ini. Ia terlihat salat di samping Penanggung Jawab Reuni, Yusuf Muhammad Martak dan menantunya, Habib Hanif Alatas.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover