Sebut-sebut Bom, Habib Rizieq Bongkar Aksi Tim Gegara Sebelum Acara Reuni 212 Mulai: Setiap Pelosok Masjid Ini..

Sebut-sebut Bom, Habib Rizieq Bongkar Aksi Tim Gegara Sebelum Acara Reuni 212 Mulai: Setiap Pelosok Masjid Ini.. Kredit Foto: YouTube IBTV

Eks pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS), turut hadir dalam Reuni 212 yang digelar di Masjid At-Tiin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Rabu (2/12/2022).

Awalnya, Habib Rizieq mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada sejumlah pihak yang telah mendukung berlangsungnya acara Reuni 212, termasuk pihak kepolisian.

Baca Juga: Jokowi ke KPU: Hati-Hati, Jangan Sampai Ada Keributan Gegara Pemilu 2024

Habib Rizieq kemudian menegaskan kalau acara Reuni 212 tersebut digelar atas izin resmi Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) At-Tiin dan pihak berwenang.

“Acara ini legal konstitusional. Jadi acara ini bukan acara liar tanpa izin, bukan. Jadi izin resmi daripada DKM Masjid At-Tiin. Kemudian pemberitahuan kepada kepolisian juga berjalan dengan baik,” ucapnya dikutip Populis.id dari siaran langsung kanal YouTube Islamic Brotherhood Television | IBTV hari ini.

Ia melanjutkan, “Maka itu, kita berikan apresiasi kepada kepolisian setempat sampai ke Mabes Polri yang mana setelah panitia bersama Reuni 212 menyurati mereka dalam bentuk pemberitahuan sekaligus memohon bantuan untuk keamanan, untuk kelancaran arus lalu lintasnya, ketertibannya, ternyata semua direspon dengan baik.”

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga menyebut kalau tim gegana sudah menyisir masjid tempat dilaksanakannya Reuni 212 tersebut dengan alat pendeteksi bom untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Enggak Cuma Reuni 212, 2 Desember Disebut 'Hari Ahok Nasional': Memperingati 7 Juta Orang Ngumpul Hanya untuk..

Habib Rizieq menjelaskan, “Bahkan semalam sebelum acara ini dimulai, tim gegana sudah masuk ke tempat ini. Setiap pelosok masjid ini, setiap ruang termasuk mimbar ini, diperiksa dengan alat-alat detector, jangan sampai ada orang jahat meletakkan bom.”

Hal itu dilakukan karena pada reuni tahun sebelumnya sempat ada yang meletakkan bom paralon di dua titik, yaitu dekat genset untuk acara dan di bawah mobil Imam FPI Jakarta, Habib Muchsin Alatas.

“Pengalaman di reuni tahun 2018 di Monas, itu ada bom paralon yang diletakkan dekat genset acara reuni, kemudian ada bom paralon yang diletakkan di bawah mobil daripada Imam FPI DKI Jakarta, Habib Muchsin Alattas, tapi tidak sempat meledak. Kalau yang di genset sempat meledak,” pungkasnya.

HRS melanjutkan, “Jadi karena ada riwayat pengalaman, ada orang-orang jahat yang ingin mengganggu acara umat Islam dengan memasangkan bom, maka semalam tempat ini sudah disisir bersih oleh tim gegana. Kita berikan apresiasi dan kita berterima kasih, takbir.”

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover