Tidak Benar, Fadil Imran Diduga Bayar Komnas HAM untuk Tutupi Kasus KM 50

Tidak Benar, Fadil Imran Diduga Bayar Komnas HAM untuk Tutupi Kasus KM 50 Kredit Foto: Akurat

Video mencatut Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran beredar di media sosial. Video tersebut diunggah sebuah kanal YouTube pada 28 November 2022. 

Video itu dilengkapi sampul dan judul yang menarasikan, Fadil membayar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk menutupi kasus KM 50

Baca Juga: Fadli Zon ke Kapolri Listyo: Menunggu Keadilan Bagi Keluarga Korban KM50, Skenario Awalnya Mirip...

Berikut narasi dalam sampul dan judul video terkait. 

"UANG SOGOK KM50 DITEMUKAN TERBUKTI BAYAR MAHAL KOMNASHAM DEMI TUTUPI 

F?D1L TERBUKTI BAYAR MAHAL KOMNASHAM DEMI TUTUPI KM50?" 

Kemudian video diperdengarkan untuk cek fakta, tidak ditemukan informasi terkait Fadil Imran membayar Komnas HAM untuk menutupi kasus KM 50. 

Video tersebut menarasikan artikel detikjabar berjudul "TP3 Sebut Komnas HAM Diintervensi Saat Selidiki Insiden KM 50", tayang pada 7 Juli 2022. 

Artikel itu mengutip kesaksian Sekretaris Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) KM 50, Marwan Batubara, dalam sidang kasus hoaks ceramah Habib Bahar bin Smith di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (7/7) lalu. 

Baca Juga: Waduh... Berkas Kasasi Kasus KM50 Baru Dikirim ke MA Usai Ramai Kasus Ferdy Sambo

Marwan memberikan pandangannya terhadap kesimpulan Komnas HAM terkait peristiwa KM 50 yang dinyatakan sebagai Unlawfull Killing. Menurutnya, kesimpulan itu hanya untuk pertanggung jawaban lembaga sebab penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM dinilai tidak tuntas. Hal tersebut disinyalir untuk menutupi kejahatan yang sebenarnya. 

Berdasarkan hasil penelusuran, video dengan narasi Fadil Imran membayar Komnas HAM untuk menutupi kasus KM 50 adalah tidak benar. Faktanya, tidak ada informasi valid yang menyatakan demikian. 

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover