Lagi Istirahat Pakai Celana Pendek, Putri Candrawathi Ngaku Brigadir J Pegang-pegang Pahanya: Saat Itu..

Lagi Istirahat Pakai Celana Pendek, Putri Candrawathi Ngaku Brigadir J Pegang-pegang Pahanya: Saat Itu.. Kredit Foto: Tvonenews.com/Julio Trisaputra

Keterangan Putri Candrawathi soal adanya dugaan pelecehan seksual yang melatarbelakangi penembakan Brigadir J oleh Ferdy Sambo akhirnya mulai terkuak dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini.

Curhatan Putri soal pelecehan yang dialaminya itu disampaikan oleh mantan Karo Provos Divisi Propam Polri, Brigjen Benny, saat dirinya menjadi saksi kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi awal Juli lalu.

Baca Juga: Anies Tak Punya Hati, Guntur Romli Sentil Dia Malah Keluyuran Kemana-mana Naik Jet Mewah, Padahal...

Dalam keterangannya, Benny menceritakan terlebih dulu saat dirinya ditelepon oleh Ferdy Sambo pada hari kejadian, Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 13.17 WIB. Saat itu, eks Kadiv Propam tersebut menyuruhnya datang karena ada insiden tembak-menembak.

“’Bang, Abang segera ke rumah ada tembak menembak di rumah’,” kata Benny menirukan ucapan Ferdy Sambo waktu itu di PN Jaksel pada Selasa (6/11/2022).

Mengetahui kabar tersebut, Benny mengaku dirinya sempat membatin, “Pasti ada kejadian luar biasa.”

Akhirnya, ia memerintahkan mantan Kabag Gakkum Divisi Propam Polri, Kombes Susanto dan personelnya untuk datang ke lokasi kejadian di rumah dinas Ferdy Sambo yang berada di Duren Tiga.

Baca Juga: Syarifah Tergila-gila Sama Ferdy Sambo Sampai Rela Mati, ‘Kami dari RSJ Mohon Maaf Atas Kecerobohannya Sehingga Pasien..’

Benny mengatakan ke Kombes Susanto, “Tolong cari body vest, bawa senjata panjang. Hati-hati, ini ada kasus yang sangat luar biasa.”

Saat berada di Duren tiga, Benny bertemu dengan Ferdy Sambo dan saat itu ia mengetahui ada satu korban yang tewas karena peristiwa tembak-menembak itu.

Benny sendiri sempat melihat jenazah Brigadir J yang bersimbah darah di bawah tangga dekat Gudang saat dirinya masuk ke rumah dinas Ferdy Sambo itu.

Selain itu, Benny melihat senjata yang berada di samping jenazah serta bekas tembakan di dinding dan beberapa proyektil yang tersisa.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini