Motor Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Ada Tulisan 'KUHP Hukum Kafir', Bawa Ayat Al Quran! Netizen: Malu-maluin Tuhan Lo!

Motor Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Ada Tulisan 'KUHP Hukum Kafir', Bawa Ayat Al Quran! Netizen: Malu-maluin Tuhan Lo! Kredit Foto: Twitter/@yusuf_dumdum

Hari ini dihebohkan dengan sebuah video dugaan bom bunuh diri yang terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

Dari kejadian ini, sejumlah foto dan video beredar di media sosial, apalagi ada foto yang diduga milik pelaku melihatkan bagian depan motor ada sebuah kertas putih yang ditempel dengan kalimat yang ditulis dengan spidol.

Baca Juga: Begini Nih Respons Gibran Rakabuming, Saat Rizal Ramli Posting Foto Undangan Pernikahan Kaesang-Erina, Terus Ngaku Tak Bisa Hadir

Tulisan itu berisi soal KUHP yang menurut pelaku merupakan hukum kafir dan syirik, serta tulisan ‘QS = 9:29’ yang mengartikan Surat At-Taubah Ayat 29. foto tersebut diunggah oleh akun pegiat media sosial, Yusuf Dumdum.

“KUHP:HUKUM SYIRIK/KAFIR. PERANGI PARA PENEGAK HUKUM SETAN. QS=9:29,” bunyi tulisan di kertas itu.

Surat At-Taubah Ayat 29 sendiri memiliki arti, “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, mereka yang tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan mereka yang tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang telah diberikan Kitab, hingga mereka membayar jizyah (pajak) dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”

Baca Juga: Ya Allah... Diduga Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Warga Panik, 3 Polisi Jadi Korban Luka-luka

Sementara itu Yusuf memberikan keterangan dengan mengatakan “Ada ledakan diduga terkait bom bunuh diri di polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat sekitar pukul 08:55 Wib. Motor pelaku bom bunuh diri terdapat simbol ISIS dan ada tulisan : KUHP = HUKUM Syirik/Kafir Perangi para penegak Hukim Setan QS 9:29,” tulis @yusuf_dumdum di Twitter.

Sontak saja, foto tersebut menarik netizen untuk berkomentar dan memberikan tanggapan mereka.

"Gausah bawa-bawa ayat alquran, malu-maluin Tuhan lu mati dalam keadaan konyol + kena brainwash manusia yang menuhankan diri," tulis @xjinsux.

"Jangan mudah terkecoh, sebaiknya kita tingkatkan kewaspadaan. Ternyata ancaman teror itu masih ada di sekitar kita," ujar @AdlawiSamsudin.

Baca Juga: Balon Terbang di Acara Anies Baswedan Nyangkut di Pohon, Kena Dicengin Deh Orang ini: Apes Bener Wkwkwkwk

"Rekayasa. Begitu kata mereka yang pro khilafah dan pendukung Anis," kata @KulinoKepenak.

Namun sampai saat ini belum diketahui pasti apakah benar tempelan kertas itu sudah ada dimotor yang diduga milik pelaku sebelum terjadinya bom tersebut.

"Nempelin stikernya asal-asalan, lagipulan teks tulisannya juga asal tempel yang penting ada Bukti kalau itu motor pelaku wkwkwkk" tulis @Al_Fundraising.

Baca Juga: Keukeuhnya Ferdy Sambo: Istri Saya Diperkosa Yoshua, tak Ada Motif Lain! Gak bener itu Keterangan Bharada E, Ngarang-ngarang...

"Salah atuh bukan ke polsek, harusnya ke…… ah sudahlah," kata @ngasalnial.

Terkait

Terkini

Populis Discover