Hasil Survei: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi-Ma'ruf Meroket Sampai 73 Persen

Hasil Survei: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Jokowi-Ma'ruf Meroket Sampai 73 Persen Kredit Foto: Youtube

Hasil Survei Poltracking Indonesia menyebut tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin terus merangkak naik belakangan ini. Dalam survei terbarunya yang dirilis pada Kamis (8/12/2022) persentase kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-Maruf mencapai 73.2%

"Tingkat kepuasan terhadap kinerja Pemerintahan Joko Widodo- Ma’ruf Amin adalah 73.2%. Secara kuantitatif, salah satu hal yang menjelaskan angka kepuasan tersebut adalah bidang pendidikan (78.5%) dan bidang kesehatan (77.9%) yang mendapatkan kepuasan tertinggi," Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR. 

Baca Juga: Putri Candrawathi Mengamuk Sejadi-jadinya ke Ferdy Sambo: Dari Awal Saya Sudah Tidak Mau, Kenapa Kamu Melibatkan Saya dalam Skenario Ini?

"Selain dua bidang itu, kemudian diikuti sosial budaya (73.7%), pertahanan dan keamanan (73.1%), dan politik dan stabilitas nasional (70.3%). Namun demikian, kepuasan pada bidang ekonomi (64.5%) dan  penegakan hukum (62.9%) adalah yang terendah," sambungnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan terhadap kinerja Pemerintahan Joko Widodo - Ma’ruf Amin sempat mengalami fluktuasi, tetapi sepanjang tahun 2022 relatif terus mengalami peningkatan. Hanta menyebut jika berdasarkan tren temuan survei Poltracking, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah pada Mei 59.6%, Agustus 66.2 November 73.2%.

Baca Juga: Sama Persis Kayak Kuat Ma’ruf, Ferdy Sambo juga Nggak Terima Hasil Pemeriksaan Lie Detector: Jangan Framing Saya Tidak Jujur!

"Kenaikan ini, setidaknya dijelaskan oleh temuan penilaian positif (puas) terhadap kinerja Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Ma’ruf Amin paling banyak karena program bantuan pemerintah  dan pembangunan proyek nasional," tegasnya.

Menurutnya, faktor lain yang menyebabkan tren kenaikan kepuasan publik yakni karena Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan pemerintah untuk menekan dampak ekonomi akibat kenaikan harga BBM. Sebanyak 28.9% publik menyatakan BLT merupakan program yang paling dirasakan manfaatnya. 

Baca Juga: Menggelegar! Teriakan UAS Soal Bom Bunuh Diri Benar-benar Menggelegar: yang Bilang Itu Mati Konyol Antek Zionis, Orang Itu Mati Syahid Kok!

"Program ini menjadi 'jurus' pemerintah dalam mempertahankan kepuasan kinerja pemerintahan. Selain itu, ada program lainnya yang paling dirasakan manfaatnya seperti Kartu Indonesia Sehat, Pembangunan jalan tol atau jalan trans, Kartu Pra Kerja, dan Kartu Indonesia Pintar," tuturnya. 

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover