Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar, Wapres Ma’ruf: Terornya Kecil, tapi Menodai Indonesia Sebagai Negara Paling Toleran

Kutuk Keras  Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar, Wapres Ma’ruf: Terornya Kecil, tapi Menodai Indonesia Sebagai Negara Paling Toleran Kredit Foto: Istimewa

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaitkan aksi bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat dengan status Indonesia sebagai negara paling toleran di dunia.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai aksi bom bunuh diri tersebut telah mencoreng wajah Indonesia sebagai negara yang paling toleran di dunia. Status negara yang paling toleran sebelumnya disematkan kepada Indonesia di Dubai Peace Forum.

Baca Juga: Walau Mati Konyol Sendirian, Bomber Mapolsek Astana Anyar Dipastikan Nggak Bekerja Sendiri, Simak Nih Omongan BNPT!

"Ketika ini ada lagi (teror) walau kecil, tetapi menodai (status) Indonesia sebagai negara paling toleran di dunia," ujar Wapres Ma'ruf.

Dia menyatakan pandangannya saat memberi sambutan pada pembukaan Musyawarah Kerja Nasional II Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Kamis (8/12).

Menurut Wapres, Dubai Peace Forum menilai Indonesia sebagai negara paling toleran di dunia. Karena itu, Wapres lantas meminta MUI mengefektifkan kembali Tim Penanggulangan Terorisme yang dimiliki untuk meluruskan paham-paham radikal.

Baca Juga: Putri Candrawathi Mengamuk Sejadi-jadinya ke Ferdy Sambo: Dari Awal Saya Sudah Tidak Mau, Kenapa Kamu Melibatkan Saya dalam Skenario Ini?

Baca Juga: Menggelegar! Teriakan UAS Soal Bom Bunuh Diri Benar-benar Menggelegar: yang Bilang Itu Mati Konyol Antek Zionis, Orang Itu Mati Syahid Kok!

Wapres mengakui masalah deradikalisasi bukan perkara mudah. Menurutnya, perlu pembaruan dalam upaya deradikalisasi dan kontra-radikalisme.

Misalnya, mencari tahu sumber radikalisasi agar bisa mencuci pemikiran radikal

itu melalui dasar-dasar atau landasan yang diperlukan termasuk dengan dalil-dalil.

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover