Demi Dukung Anies Capres, Benarkah Ribuan Kader PAN Keluar hingga Bakar Atribut?

Demi Dukung Anies Capres, Benarkah Ribuan Kader PAN Keluar hingga Bakar Atribut? Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta

Video mencatut Partai Amanat Nasional (PAN) beredar di media sosial. Video tersebut diunggah sebuah kanal YouTube pada 7 Desember 2022. 

Video itu dilengkapi sampul dan judul yang menarasikan, ribuan kader keluar dari PAN demi mendukung Anies Baswedan Capres 2024 hingga membakar atribut partai. 

Baca Juga: Anies Dilaporkan Curi Start Kampanye, Nasdem: Ibaratnya Wudu Saja Belum, Bagaimana Bisa Batal?

Berikut narasi dalam sampul dan judul video terkait. 

"PAN HANCUR LEBUR ATRIBUT PARTAI DIBUAN & DIBAKAR RIBUAN KADER TINGGALKAN ZULHAS DEMI MENANGKAN ANIES 

VIRAL~PAN HANCUR, ATRIBUT PARTAI DIBUANG & DIBAKAR,!!RIBUAN KADER BERONTAK MELAWAN....." 

Kemudian video diperdengarkan untuk cek fakta, tidak ada informasi terkait ribuan kader keluar dari PAN demi mendukung Anies hingga membakar atribut. 

Video tersebut menarasikan sejumlah artikel dari berbagai media. Di antaranya artikel dari Tirto.id berjudul "PAN Respons Kader Dukung Anies Capres 2024: Tak Mewakili Partai", serta artikel dari Warta Ekonomi dengan judul "Dinding Istana Makin Bergetar! Wahai Zulhas, Lihatlah Anak Buahmu Sampai Nongol di Acara NasDem Demi Dukung Anies Baswedan!" 

Baca Juga: Alamak! Enggak Cuma Jadi Capres, Anies Baswedan Juga Mau Didaftarin NasDem Jadi Nabi? ‘Apa yang Salah Bro?’

Sementara peristiwa pembakaran atribut oleh kader PAN pernah terjadi pada 2014. Melansir Medcom.idperistiwa itu terjadi di Banyuasin, Sumatera Selatan, pada 22 Agustus. Puluhan kader dan pengurus PAN membakar atribut karena kecewa dengan keputusan DPP PAN yang memecat sejumlah kader terbaiknya hanya karena kekalahan perolehan suara pasangan Prabowo-Hatta di Banyuasin. 

Berdasarkan hasil penelusuran, video dengan narasi ribuan kader keluar dari PAN hingga membakar atribut demi dukung Anies adalah tidak benar. Faktanya, pembakaran atribut oleh kader PAN yang pernah terjadi tidak berhubungan dengan dukungan kepada Anies. 

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover