Alamak!! Video Lawas UAS Soal Bom Viral Lagi: Jangan Katakan Bom Bunuh Diri, Tapi Gerakan...

Alamak!! Video Lawas UAS Soal Bom Viral Lagi: Jangan Katakan Bom Bunuh Diri, Tapi Gerakan... Kredit Foto: Instagram/Ust Abdul Somad

Pasca insiden bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung pada Rabu (7/12/ 2022) pagi yang menewaskan pelaku dan anggota Polri, Aipda Sofyan, yang tengah bertugas, nama pendakwah kondang Ustad Abdul Somad (UAS) ikut ramai dibicarakan.

Dalam video lawas yang kembali beredar, UAS menyebut bom bunuh diri sebagai jalan jihad. Hal tersebut dikatakan UAS usai dirinya mendapat pertanyaan dari jemaah tentang warga Palestina yang melakukan bom bunuh diri.

Baca Juga: Bahas Lambang LGBT, Abu Janda Sikat Semua Pendukung Ustadz Abdul Somad: Otak Kalian Error! Hormati Dong Aturan…

"Apakah bom bunuh diri yang dilakukan pejuang Palestina dibolehkan? Jangan katakan bom bunuh diri tapi katakan gerakan mati syahid, namanya harokah istisyhadiyah. Itu dalil Perang Uhud. Gerakan bunuh diri, padahal gerakan mati syahid. Pada zaman nabi pakai pedang, zaman sekarang meletukkan, meledakkan mati syahid," kata UAS dalam video lawasnya tersebut.

Baca Juga: Safari Silaturahmi ala Ustadz Abdul Somad: Bertemu Habib Rizieq, JK, Rocky Gerung, Gatot, Hingga Anies

"Jangan katakan bom diri, banyak wartawan-wartawan yang tidak islami memakai istilah kafir tanpa dia sadari. Gerakan bunuh diri, padahal gerakan mati syahid," sambung dia.

Lebih lanjut, UAS juga menyebut orang-orang yang menghina orang mati syahid merupakan antek Zionis.

"Adapun orang yang mengejek ini mati konyol, inilah antek Zionis Amerika. Orang mati syahid, dia katakan mati konyol. Kita pun ikut latah mengatakan 'berita pagi ini, telah mati gerakan bom bunuh diri'. Jangan katakan bom bunuh diri," jelas dia.

Namun, tak lama video lawasnya viral, UAS memberikan klarifikasi jika yang dimaksud adalah dalam konteks negara Palestina dan tidak berlaku di Indonesia.

Diketahui, pelaku bom bunuh diri di Bandung, bernama Agus Sujatno alias Abu Muslim. Saat itu, Agus menerobos ke kantor polisi sembari membawa senjata tajam saat para aparat tengah melakukan apel pagi. 

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover