Bilang Pelaku Bom Bunuh Diri Bakal Masuk Surga, UAS Malah Kena Diceramahi Balik Sesama Ustadz: Itu Perbuatan Dilaknat Allah, Anda Sesat!

Bilang Pelaku Bom Bunuh Diri Bakal Masuk Surga, UAS Malah Kena Diceramahi Balik Sesama Ustadz: Itu Perbuatan Dilaknat Allah, Anda Sesat! Kredit Foto: Tangkapan Layar/Twitter

Ustadz Abdul Suparman Abdul Karim geram sejadi-jadinya dengan ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) yang menyebut bom bunuh diri adalah salah satu jalan untuk masuk surga karena para pelakunya mati syahid. 

Menurut Ustadz Suparman ceramah UAS ini jelas sangat berbahaya dan menyesatkan umat muslim, dia lantas meminta agar para aparat keamanan tak diam saja dengan ceramah-ceramah berbahaya dan condong radikal tersebut. 

Ustadz Suparman menegaskan, dalam Islam bom bunuh diri sama sekali tak dibenarkan lantaran hanya bikin rugi banyak orang, aksi meledak diri dengan menyasar kelompok tertentu kata dia jelas dosa besar. 

Baca Juga: Kompor-komporin Jamaahnya Soal Bom Bunuh Diri, UAS Langsung Dibuat Mingkem Eks Napiter: Anda Berani Ledekain Diri untuk Masuk Surga?

“Bom bunuh diri justru termasuk dosa besar. Dalil UAS bom bunuh diri diganjar surga adalah salah besar dan menyesatkan,” tegas Ustadz Suparman dikutip Populis.id Minggu  (11/12/2022)

Adapun pernyataan UAS soal bom bunuh diri dalam sebuah ceramah viral di media sosial dan ramai-ramai dikecam masyarakat. Video lawas itu viral setelah aksi bom bunuh diri Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pada tengah pekan kemarin. 

Bom bunuh diri yang menewaskan satu orang dan melukai 11 orang lainnya itu dilakukan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Agus Sujatno alias  Agus Muslim pada Rabu (7/12/2022). 

“Pernyataan UAS fatal,” Tegas Ustadz Suparman,

Dia melanjutkan yang namanya bom bunuh diri tetap tidak bisa dibenarkan dengan dalih apapun, alih-alih masuk surga karena mati syahid, bom bunuh diri kata dia adalah perbutan yang dilaknat Tuhan 

Baca Juga: Katain SBY Raja Mangkrak, Cucu Nabi Ini Ngebet Dukung Jokowi 3 Periode, Sampai Rela Dicap Orang….

“(Bom) Bunuh diri dalam konteks apapun tetaplah bunuh diri. Tindakan yang dilaknat Allah SWT,” tuntasnya. 

Sebagaimana diketahui video ceramah lawas UAS soal bom bunuh diri kembali  viral di media sosial setelah terjadi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat  pada tengah pekan lalu. 

Adapun dalam potongan video tersebut, UAS mengutuk keras pihak-pihak yang nyinyir aksi bom bunuh diri dengan menyebut itu adalah kegiatan yang hanya bikin mati konyol, dia lantas menyebut mereka yang tak sepakat dengan hal ini hanyalah antek zionis. 

“Adapun orang yang mengejek ini mati konyol, inilah antek-antek zionis Amerika. Orang mati syahid dia katakan mati konyol. Kita pun ikut latah,” ucap UAS dalam tayangan video tersebut.

Video ini memang sudah sempat viral beberapa kali, UAS sendiri telah memberi klarifikasi terkait ceramahnya itu, Dalam video klasifikasinya dia mengatakan, konteks bom bunuh diri yang bicarakan tersebut adalah soal aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh pejuang-pejuang Palestina. Hal ini pun dikatakannya untuk menjawab pertanyaan dari seorang jemaah yang hadir dalam kegiatan ceramahnya itu. 

“Saya katakan bahwa jangan katakan itu bom bunuh diri. Tapi katakanlah bahwa itu gerakan mati syahid. Karena saudara kita di Palestina bukan bunuh diri tapi mati syahid. Lalu video itu dipotongnya ketika beberapa saat yang lalu ada meledak bom panci di kampung Melayu, video itu viral,” jelas UAS empat tahun silam. 

UAS menegaskan, bahwa konteksnya beda antara di Palestina dengan di luar Palestina. 

“Karena nabi membedakan antara non muslim yang di Mekkah dengan yang di Madinah,” tambahnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover