Sering Dapat Nyinyiran, Nasdem Akhirnya Buka-bukaan Alasan Pilih Anies Jadi Capres, Ternyata Oh Ternyata…

Sering Dapat Nyinyiran, Nasdem Akhirnya Buka-bukaan Alasan Pilih Anies Jadi Capres, Ternyata Oh Ternyata… Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Partai Nasdem telah mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju menjadi calon presiden dalam Pilpres 2024 mendatang. 

Usai deklarasi tersebut, seiring berjalannya waktu, Nasdem kerap dikritik karena begitu cepat memutuskan untuk mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Mengenai hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali pun buka suara.

Ia menyebut cepatnya keputusan Nasdem mendukung Anies menjadi capres agar masyarakat dapat mengenal sosok yang akan menjadi capresnya dengan baik.

“Hal itu dilakukan oleh Partai Nasdem dengan tujuan agar masyarakat, kader, dan relawan Partai Nasdem tidak buta dengan calonnya kelak,” tuturnya dilansir dari suara.com pada Senin (12/12/2022).

Ia menilai Anies adalah salah satu sosok pemimpin yang dulunya selalu difitnah dari berbagai arah. Namun, menurutnya, Anies tak pernah mengeluarkan kata-kata makian, untuk membalasnya.

“Di zaman kepemimpinan Anies Baswedan, toleransi beragama sangat diutamakan dan itu menjadi salah satu alasan Partai Nasdem menunjuknya sebagai Presiden dan Insyaallah Anies Baswedan bisa menjaga kesatuan dan perbedaan yang ada di seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya. 

“Tentunya untuk melahirnya keadilan di Indonesia tidak hanya lahir dari Partai Nasdem melainkan dari seluruh masyarakat, kader, dan para relawan,” katanya.

Ia juga meminta agar seluruh kader atau relawan tak menjelek-jelekan calon lain saat menggelar kampanye.

Baca Juga: Nggak Nyangka! Anies Baswedan Hanya Diperalat Surya Paloh, Politisi Nasdem Sebut Untuk Capai Tujuan …

“Kita berharap bisa melewati Pemilu 2024 dengan aman dan damai karena tidak baik juga ketika kita menang akan tetapi negara ini terpecah belah,” katanya pada Rapat Akbar Partai Nasdem Sulsel.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Suara.com.

Terkait

Terkini