Pegiat media sosial Mazdjo Pray menegaskan jejak politik identitas yang ditinggalkan Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 silam bakal dikenang masyarakat Indonesia sepanjang hayat, jadi menurutnya upaya Anies Baswedan untuk menghilangkan jejak buruknya di masa lampau itu adalah usaha yang percuma.
Dia mengatakan, kendati Anies Baswedan memoles citranya sampai jungkir balik demi memuluskan langkahnya menuju Pilpres 2024, namun jejak politik identitas di Pilkada DKI bakal tetap dikenang, Pilkada DKI bakal diingat sebagai sebuah pesta demokrasi paling brutal sepanjang sejarah bangsa Indonesia.
Hal ini disampaikan Mazdjo Pray menanggapi pertemuan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan musisi Ahmad Dhani beberapa waktu lalu, keduanya tampak mulai berdamai setelah sebelumnya, Ahmad Dhani kerap melontarkan kritik pedas kepada Ahok. Adapun Ahmad Dhani adalah seorang loyalis garis keras Anies Baswedan.
“Jejak Politik identitas Anies nggak akan bisa ditutup meski Ahmad Dani sekarang sudah rukun sama Ahok,” ucap Mazdjo Pray dalam sebuah video yang tayang di saluran YouTube Cokro TV dilansir Populis.id Kamis (15/12/2022).
Dalam kesemaptan itu, Mazdjo Pray juga menyinggung pergantian slogan Kota Jakarta yang dilakukan penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Heru mengganti slogan peninggalan Anes ‘Jakarta Kota Kolaborasi’ menjadi ‘Sukses Jakarta Untuk Indonesia'
Menurutnya hal itu wajar-wajar saja karena setiap pemimpin memiliki program yang berbeda dan itu tercermin dalam slogannya.
“Slogan kota itu seperti judul dari program kepala daerahnya. Ganti kepala daerah, ganti juga judulnya, programnya juga diganti,” tutur Mazdjo.
Diberitakan sebelumnya, Sebuah momen langkah pertemuan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan musisi Ahmad Dhani sukses menyedot perhatian publik Tanah Air. Momen perjumpaan keduanya menjadi omongan warganet hingga video pertemuan keduanya itu viral pada Minggu (11/12/2022).
Baca Juga: Sebut IKN Ibu Kota Abal-abal, Rizal Ramli ke Jokowi: Mas Wong Kalau Ngibul Itu yang Terukurlah!
Wajar saja pertemuan keduanya menjadi topik pembicaraan sebab selama menjabat menjadi Gubernur DKI hingga menjadi Komisaris Pertamina, Ahok memang kerap dicaci maki Ahmad Dhani. Seniman berkepala plontos itu memang dalam berbagai kesempatan kerap melontarkan kritik pedas yang condong menyudutkan Ahok.
Dalam video yang diunggah pengguna instagram dengan nama akun @terangmedia disebutkan pertemuan Ahok dan Ahmad Dhani itu berlangsung di sebuah acara yang diselenggarakan di Bogor, Jawa Barat beberapa hari lalu. Ahmad Dhani dan Dewa 19 diundang untuk menghibur para peserta acara tersebut.