Nggak Ada Lawan! Kuat Maruf Tanggapi Hasil Uji Poligraf yang Berbohong, Bikin Hakim Ketua Tertawa

Nggak Ada Lawan! Kuat Maruf Tanggapi Hasil Uji Poligraf yang Berbohong, Bikin Hakim Ketua Tertawa Kredit Foto: (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Persidangan pembunuhan Brigadir J kini masih berjalan. Dalam Sidang, Kuat Maruf menanggapi hasil uji poligraf atau uji kebohongan tentang dirinya yang dinyatakan telah berbohong.

Tanggapan Kuat Maruf itu bermula, saat Hakim menanyakan kepada ahli terkait apakah Kuat melihat Ferdy Sambo menembak atau tidak.

Ahli Poligraf itu kemudian mengatakan pada poin itu hasilnya menunjukkan bahwa Kuat berbohong.

“Apakah benar semua, salah semua atau tidak tahu menahu,” tanya hakim dalam persidangan.

Lalu, Kuat menjawab bahwa dirinya sudah berkata jujur dan mengaku heran jika di poligraf hasilnya berbohong.

“Terima kasih Yang Mulia, bahwa saya sudah jujur kalau saya tidak melihat. Tapi di poligraf kok masih berbohong,” jawab sopir.

Sontak saja, yang disampaikan Kuat dalam sidang tersebut membuat Hakim dan pengunjung tertawa.

“Gitu saja? Hahahaha,” kata Hakim yang mendengar pernyataan Kuat.

Dalam sidang tersebut, ahli poligraf dari Polri, Aji Febrianto Ar-Rosyid mengungkapkan hasil tes uji terhadap Kuat Maruf.

Dari hasil uji tersebut, Kuat Maruf terindikasi jujur dan berbohong.

Baca Juga: Nah Lho! Mantan Anak Buah Sambo Bantah Suruh Ganti DVR CCTV: Saya Tidak Pernah Perintahkan, Saya Cuma..

Ia mengungkap dua pertanyaan yang disampaikan kepada Kuat dan masing-masing responsnya.

Rupanya Kuat terindikasi berbohong saat ditanya apakah melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J. Asisten rumah tangga (ART) di rumah Sambo itu mengaku tidak melihat bosnya menembak Brigadir J, yang menurut pengujian poligraf ternyata dinyatakan berbohong.

Namun, Kuat justru terindikasi jujur saat ditanyai apakah memergoki persetubuhan Putri Candrawathi dengan Brigadir J.

"Untuk Saudara Kuat, pertanyaan relevannya adalah apakah kamu memergoki persetubuhan Ibu Putri dengan Yosua?" kata Aji.

"Apa jawaban dia?" cecar JPU.

"Jujur."

"Artinya dia memergoki?"

"Tidak memergoki."

"Kalau indikasi kedua, apa pertanyaannya?"

Baca Juga: Dua Kali Uji Poligraf Hasilnya Berbeda, Kuat Maruf Pergoki Persetubuhan Putri Candarawathi dan Brigadir J?

"Apakah kamu melihat Pak Sambo melihat Yosua?" tutur Aji mengulang pertanyannya kepada Kuat pada tanggal 9 September 2022.

"Jawabannya Saudara Kuat tidak, itu hasilnya berbohong," ungkap Aji menambahkan.

Terkait

Terkini