Muhammadiyah Minta Elite Politik Stop Wacanakan Tiga Periode Jokowi!

Muhammadiyah Minta Elite Politik Stop Wacanakan Tiga Periode Jokowi! Kredit Foto: Istimewa

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti meminta para elite politik untuk tidak lagi menggaungkan wacana penundaan pemilu dan masa jabatan tiga periode.

Pasalnya, wacana itu jelas melanggar konstitusi atau Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 perihal pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden.

“Para elite tidak perlu mewacanakan berbagai kemungkinan atau skenario perpanjangan masa jabatan presiden atau presiden tiga periode," kata Abdul Mu'ti dalam keterangannya, Jumat (16/12/2022).

Baca Juga: Helmi Felis Gak Terima Partai Ummat Gagal Lolos Pemilu: Tuding Istana Main Intrik!

Dia juga menegaskan bahwa saat ini tidak diperlukan perubahan atau amendemen Pasal dalam UUD 1945.

"Tak perlu ada tafsir ulang, perubahan, atau penambahan pasal UUD 1945," tegasnya.

Terlebih, menurutnya, Presiden Jokowi sendiri sudah menolak usulan perpanjangan masa jabatannya atau menjabat tiga periode. Penolakan itu disampaikan Jokowi dalam berbagai kesempatan.

Ia lantas mengingatkan agar para elite politik bersikap bijaksana dan memberikan contoh kepada masyarakat untuk mengutamakan kepentingan bangsa serta negara di atas kepentingan pribadi, golongan, dan kekuasaan.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Sudah Blak-blakan ke Sejawatnya Soal Penundaan Pemilu, Ternyata Ini Maksudnya!

“Para elite, apalagi yang sedang memegang jabatan di lembaga negara, seharusnya menjadi contoh bagaimana melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara konsisten,” tegas Abdul Mu'ti.

Sebelumnya, wacana penundaan pemilu dan 3 periode Jokowi terus menggema di ruang publik. Para elite politik silih berganti menyuarakan hal tersebut.

Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti menyarankan agar Pemilu 2024 ditunda, dan Presiden Jokowi dapat menjabat kembali selama satu periode. Hal ini menurutnya dapat dilakukan dengan dikeluarkannya dekret.

Baca Juga: Beda Sikap SBY dengan Jokowi Respons Wacana 3 Periode, Feri Amsari: SBY Tegas Menolak, Jokowi Bersayap!

Kekinian, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo juga menyuarakan agar pelaksanaan Pemilu 2024 dipikirkan ulang. Sebab, menurutnya, pemilu sangat berisiko memecah belah bangsa.

Apalagi, menurut dia, Indonesia sedang menghadapi situasi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover