Perkembangan Kasus Bom Polsek Astana Anyar, 24 Orang Diringkus Densus 88, Paling Banyak Ditangkap di Sumatera Utara

Perkembangan Kasus Bom Polsek Astana Anyar, 24 Orang Diringkus Densus 88, Paling Banyak Ditangkap di Sumatera Utara Kredit Foto: Twitter/@yusuf_dumdum

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Tim Densus 88 Antiteror telah menangkap 24 terduga teroris di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Utara. Penangkapan puluhan terduga teroris ini merupakan hasil pengembangang pengusutan kasus bom bunuh diri  Mapolsek Astana Anyar, Bandung Jawa Barat beberapa waktu lalu. 

Orang nomor satu di Polri ini mengatakan ke-14 terduga teroris itu ditangkap di sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah  hingga Sumatera Utara.

Baca Juga: Ferdy Sambo Nggak Berkutik! Pesan WA-nya ke Bharada E Setelah Yosua Tewas Dibongkar Habis, Sempat Singgung Keluarga di Manado, Alamak

"Pasca-peristiwa bom yang terjadi di Astana Anyar kemarin, sampai saat ini kita sudah melakukan kegiatan pengamanan dan pengembangan. Enam orang kita amankan dari wilayah Jawa Barat, tujuh orang dari wilayah Jawa Tengah dan 11 orang dari wilayah Sumatera Utara," jelasnya saat memberikan keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/12/2022).

Dengan peristiwa teror di Mapolsek Astana Anyar Kapolri mengaku telah memerintahkan Densus 88 untuk meningkatkan kewaspadaan terutama jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ini. 

"Tentunya kita sudah memerintahkan jajaran Densus untuk terus tingkatkan kewaspadaan," katanya.

Disamping itu, Kapolri juga memerintahkan Densus 88 untuk membuka komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat demi meminimalkan ancaman teroris. Selain itu Polri juga merangkul para eks narapidana teroris (Napiter) untuk terus menggencarkan program deradikalisasi.

Baca Juga: Ferdy Sambo Nggak Berkutik! Pesan WA-nya ke Bharada E Setelah Yosua Tewas Dibongkar Habis, Sempat Singgung Keluarga di Manado, Alamak

Baca Juga: Dikata-katain Parpol Gagal Sama Orangnya Megawati Gegara Capreskan Anies, Senior NasDem Beri Jawaban Menohok, Sebut PDIP Parpol Pengecut!

"Tentunya kita sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran dan khususnya Densus untuk terus meningkatkan kewaspadaan, bekerja sama juga dengan ormas-ormas yang ada. Kemudian mantan-mantan napiter juga memberikan sosialisasi. Tentunya seluruh pergerakan kita melakukan pemantauan secara maksimal," tuntas Kapolri.

Terkait

Terkini

Populis Discover