Politikus PDIP Ruhut Sitompul membantah isu yang beredar bahwa PKS ditawari kursi menteri oleh Istana agar menarik dukungan terhadap Anies Baswedan.
Ruhut menyebut, Istana--dalam hal ini Presiden Jokowi--tidak mungkin menggoda PKS agar menarik dukungan ke Anies.
Dia malah menuding kubu Prabowo Subianto yang sengaja menggoda PKS agar tak jadi mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai Capres.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun, PKS Desak Menteri BUMN Turunkan Harga BBM
"Mungkin Gerindra kepingin merebut dan memenangkan hati PKS supaya Anies ini tidak jadi," tegas Ruhut dalam acara Adu Perspektif, Rabu (21/12/2022).
Menurutnya, saat ini kubu Prabowo sedang melancarkan serangan kepada Anies Baswedan.
Sebab, ada dendam politik antara Gerindra dengan Anies. Di mana Anies telah dibesarkan Prabowo hingga bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: Ruhut Sitompul Jagokan AHY Jadi Cawapres Anies: Dia Anak Muda, Elektabilitasnya Tinggi
"Pendukung-pendukungnya (Prabowo), wah kebangetan dulu janjinya, sekarang (beda) karena pintar main kata-kata," terang dia.
Kendati begitu, Ruhut menegaskan bahwa Koalisi Perubahan yang akan mengusung Anies itu tergantung pada Partai Demokrat dan PKS.
Salah satu dari partai itu yang batal berkoalisi, maka gagal sudah Anies maju sebagai Capres.