Di Masa Akhir Jabatan Presiden Jokowi, HNW Minta Pemerintah Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Ibu-ibu Bangsa

Di Masa Akhir Jabatan Presiden Jokowi, HNW Minta Pemerintah Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Ibu-ibu Bangsa Kredit Foto: Akurat

Anggota DPR Hidayat Nur Wahid dalam rangka memperingati Hari Ibu 22 Desember 2022, mengusulkan agar Pemerintah diakhir masa jabatan Presiden Jokowi, menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional bagi Ibu-Ibu Bangsa yang telah berjuang dan berjasa besar dalam mempersiapkan dan meraih kemerdekaan Indonesia. 

Hidayat menerangkan peringatan Hari Ibu Tahun 2022 yang mengangkat tema ‘Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’ adalah momentum tepat untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional bagi sejumlah Ibu-Ibu Bangsa yang telah berjasa memberdayakan perempuan, memajukan dan mempersiapkan Indonesia Merdeka, di antaranya adalah Maria Ulfah Santoso, Rr. Soekaptinah, dan Rahmah El Yunusiah.

“Saya mengusulkan agar Presiden Joko Widodo meninggalkan legacy positif di penghujung masa jabatannya, dengan menetapkan gelar Pahlawan Nasional bagi ketiga Ibu Bangsa tersebut. Mereka telah terbukti berjasa untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia, berpengaruh besar dalam dunia Pendidikan dan persiapan kemerdekaan Indonesia, namun sampai sekarang belum kunjung diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Negara,” kata Wakil Ketua MPR-RI dari Fraksi PKS ini pada Kamis (22/12/2022) kemarin.

Baca Juga: Saking Takutnya Kuat Maruf, Sampai Lutut Bergetar, Terucap Ferdy Sambo Ngomong: Siapa Lagi yang Mau Ditembak?

Hidayat mengapresiasi Presiden Jokowi yang di tahun 2022 telah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada 5 tokoh.

Namun, kelima tokoh tersebut semuanya adalah Bapak-Bapak Bangsa, yakni Ahmad Sanusi, Paku Alam VIII, dr. Rubini, Salahuddin bin Talabbudin, dan dr. Soeharto Sastrosoeyoso.

HNW berharap Presiden juga menunjukkan keberpihakan kepada Ibu-Ibu Bangsa, terutama di tengah momentum peringatan Hari Ibu Nasional.

“Diantara Ibu-Ibu Bangsa, ada yang jadi anggota BPUPK seperti Maria Ulfah Santoso dan Rr. Soekaptinah, atau berjuang juga dengan pendidikan seperti Rahmah El Yunusiah. Mereka sangat layak mendapatkan gelar Pahlawan Nasional, melengkapi penghargaan yang juga telah diberikan kepada Bapak-Bapak Bangsa di tahun 2022 ini,” sambungnya.

Baca Juga: Katanya Emang Punya Ambisi Berkuasa, Atasannya Anies Dulu: Jangankan Kelompok Radikal, Anies Bakal Tetap Terima Meski Didukung Jin Iprit

Anggota DPR-RI Fraksi PKS ini menjelaskan, Maria Ulfah merupakan perempuan Indonesia pertama yang meraih gelar sarjana hukum pada masa kolonial. Beliau merupakan salah satu anggota BPUPK yang kemudian pasca kemerdekaan aktif mengisi berbagai jabatan strategis Pemerintahan seperti menjadi Menteri Sosial dan Anggota Dewan Pertimbangan Agung.

Selain Maria Ulfah, Anggota BPUPK perempuan lainnya adalah Rr Siti Sukaptinah Sunaryo Mangunpuspito. Beliau merupakan peserta Kongres Perempuan 1928 yang oleh Presiden Soekarno dijadikan tonggak peringatan Hari Ibu, dan Beliau juga membidani beberapa organisasi perempuan di tanah air seperti Istri Indonesia dan Persatuan Wanita Indonesia.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover