Anies Gak Bakal Tidur Nyenyak! Ade Armando: PSI Terus Kejar Laporan Keuangan Formula E

Anies Gak Bakal Tidur Nyenyak! Ade Armando: PSI Terus Kejar Laporan Keuangan Formula E Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Pegiat media sosial Ade Armando mengatakan Anies Baswedan tak akan tidur nyenyak karena PSI bakal terus mengusut kasus Formula E.

Pasalnya, hingga kini laporan keuangan ajang balap mobil listrik Formula E belum juga dibuka ke publik.

"Anies Baswedan tampaknya akan diganggu terus tidurnya, akan dibuat tidak nyenyak sebelum dia bisa menemukan jalan keluar untuk mempertanggungjawabkan kekacauan Formula E," kata dia melalui video yang diunggah di kanal Youtube COKRO TV, dikutip Minggu (25/12/2022).

Baca Juga: Nyindir Anies! Menag Yaqut Minta Umat Kristen Gak Main Politik, Gus Umar: Jangan Lebay

Diketahui, meski Anies sudah lengser dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, PSI masih terus mempertanyakan laporan keuangan Formula E. Bahkan, PSI juga menagih laporan tersebut ke Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

"Itu memang layak dilakukan. Saya termasuk orang yang percaya acara itu rugi besar, nggak mungkin untunglah," imbuhnya.

Namun, perkiraan tersebut juga berdasarkan pemberitaan media massa, bukan karena adanya data laporan keuangan yang valid.

Baca Juga: Antisipasi Maksiat di Malam Tahun Baru, Ini yang Bakal Dilakukan PA 212, Mohon Jangan Kaget!

"Dan itulah yang terus dikejar PSI, partai yang pasti setengah mati dibenci Anies dan kawan-kawannya," tambah Ade Armando.

Tak hanya PSI, Ade Armando meyakini Heru Budi Hartono juga menjadi salah satu pihak yang dibenci oleh Anies dan pengikutnya. Hal ini tercemin pada bagaimana Heru diminta menjelaskan duduk perkara Formula E yang nilainya ratusan miliar serta mengevaluasi Formula E tahun ini.

"Untuk kemudian menjaga agar kalau ajang balapan internasional itu harus diadakan kembali tahun depan, acara itu tak akan membebani rakyat," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Warta Ekonomi.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover