Anies Dapat Nama Baptis Yohanes, Ferdinand Hutahaean Langsung Wanti-wanti Politik Identitas Menguat Jelang 2024

Anies Dapat Nama Baptis Yohanes, Ferdinand Hutahaean Langsung Wanti-wanti Politik Identitas Menguat Jelang 2024 Kredit Foto: Akurat

Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean tergelitik melihat eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat nama baptis Yohanes dari seorang pemuka agama saat berkunjung ke rumah doa di Papua beberapa waktu lalu.

"Saya sendiri sih geli-geli gimana gitu ya melihat video yang beredar tersebut," kata Ferdinand sambil tertawa saat dikonfirmasi Populis.id, Selasa (27/12/2022).

Baca Juga: Mas Anies Pakai Nama Baptis Yohanes Baswedan, Kubu Rizieq Teriak Lantang Sampai Bawa-bawa Syariat Islam, Pasang Kuping Baik-baik!

Ferdinand menilai, Calon Presiden usulan Partai NasDem itu akan menempuh segala cara demi memenuhi kepentingan politiknya, terutama dalam mencari suara. Hal ini perlu diwaspadai karena ada hal-hal di luar batas yang potensi dilakukan Anies jelang terselenggaranya Pemilu 2024.

"Anies ini akan menunggangi semua isu, semua momen, semua kelompok demi syahwat politiknya, nah ini yang harus kita waspadai dalam perpolitikan kita," ujarnya.

Ferdinand berpendapat, sebagai sebuah negara demokrasi semestinya para politisi di Tanah Air sadar untuk tidak menggencarkan cara-cara yang berkaitan dengan politik identitas. Sementara, Anies justru malah melakukan yang sebaliknya.

Baca Juga: Alamak! Mas Anies Dapat Nama Baptis Yohanes Baswedan dari Pemuka Kristen, Sudah Login Nih?

Baca Juga: Jangankan Ganti Nama Jadi Yohanes Baswedan, Mas Anies Kalau Disuruh Ngunyah Daging Babi Asal Jadi Presiden Pasti Mau Dia!

"Saya melihat bahwa apa yang terjadi ini Anies menunggangi dan mempolitisasi agama, dia ingin menunjukan seolah-olah dia toleran terhadap kaum minoritas tetapi sesungguhnya itu jauh dari kata toleran tetapi adalah upaya menunggangi semua kelompok demi kepentingan politiknya," kata dia.

"Menurut saya ini Anies Baswedan semakin kebablasan dalam berdemokrasi dan berpolitik," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover