Biografi Benito Mussolini: Diktator Italia yang Menciptakan Partai Fasis

Biografi Benito Mussolini: Diktator Italia yang Menciptakan Partai Fasis Kredit Foto: gettyimages

Benito Amilcare Andrea Mussolini, yang dijuluki "Il Duce" atau berarti "Pemimpin", adalah seorang diktator Italia yang menciptakan Partai Fasis pada tahun 1919 dan akhirnya memegang semua kekuasaan di Italia sebagai perdana menteri negara itu dari tahun 1922 hingga 1943.

Baca Juga: Ini Posisi Menteri Yang Cocok Untuk Hadi Tjahjanto, Siap-siap Saja

Sebagai seorang sosialis yang bersemangat saat muda, Mussolini mengikuti jejak politik ayahnya tetapi dikeluarkan oleh partai tersebut karena dukungannya terhadap Perang Dunia I.

Sebagai diktator selama Perang Dunia II, ia mengerahkan pasukannya secara berlebihan dan akhirnya dibunuh oleh rakyatnya sendiri di Mezzegra, Italia.

Keluarga dan Kehidupan Awal

Mussolini lahir pada 29 Juli 1883, di Verano di Costa, Italia. Ayahnya, Alessandro, adalah seorang pandai besi dan sosialis yang bersemangat yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk politik dan sebagian besar uangnya untuk majikannya.

Ibunya, Rosa (Maltoni), adalah seorang guru Katolik yang taat yang memberi keluarga itu stabilitas dan penghasilan.

Sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, Mussolini menunjukkan banyak kecerdasan sebagai seorang pemuda tetapi riuh dan tidak patuh.

Ayahnya menanamkan dalam dirinya hasrat untuk politik sosialis dan pembangkangan terhadap otoritas.

Meskipun ia dikeluarkan dari beberapa sekolah karena menindas dan menentang otoritas sekolah, ia akhirnya memperoleh sertifikat mengajar pada tahun 1901 dan, untuk waktu yang singkat, bekerja sebagai kepala sekolah.

Partai Sosialis

Pada tahun 1902, Mussolini pindah ke Swiss untuk mempromosikan sosialisme. Dia dengan cepat mendapatkan reputasi untuk daya tarik dan bakat retorika yang luar biasa.

Saat terlibat dalam demonstrasi politik, ia menarik perhatian otoritas Swiss dan akhirnya diusir dari negara itu.

Mussolini kembali ke Italia pada tahun 1904 dan terus mempromosikan agenda sosialis.

Dia dipenjara sebentar dan, setelah dibebaskan, menjadi editor surat kabar organisasi, Avanti (berarti "Maju"), yang memberinya megafon yang lebih besar dan memperluas pengaruhnya.

Sementara Mussolini awalnya mengutuk masuknya Italia ke dalam Perang Dunia I, ia segera melihat perang sebagai kesempatan bagi negaranya untuk menjadi kekuatan besar.

Baca Juga: Batasi Tatap Muka, Bamsoet Minta Pengusaha Bioskop Gencarkan Sosialisasi Pembelian Tiket Secara Daring

Perubahan sikapnya memutuskan hubungan dengan sesama sosialis, dan dia dikeluarkan dari organisasi.

Pada tahun 1915, Mussolini bergabung dengan tentara Italia dan bertempur di garis depan, mencapai pangkat kopral sebelum terluka dan diberhentikan dari militer.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini