"Tata kelola kementeriannya juga dipertanyakan, dan swasembada yang ditargetkan Jokowi Pun sirna.
SYL juga dinilai tidak memperhatikan Cadangan Beras Pemerintah yang nyaris kosong.
"Meski produksi berasnya besar, tapi distribusinya bias akibat dominasi komersil yang membonceng kebijakan pemerintah," paparnya.
Ilham juga menyoroti SYL yang mulai tidak fokus bekerja dan sibuk mengurusi partai menjelang Pilpres 2024.
"Memasuki tahun politik, SYL dirasa mulai tidak fokus, sibuk penguatan partainya menjelang 2024," imbuh iLHAM.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melempar isu bakal ada perombakan atau reshuffle susunan menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Hal itu disampaikan presiden merespons hasil survei Charta Politika yang menunjukkan mayoritas responden setuju adanya perombakan kabinet.
"Mungkin (ada reshuffle) ucap Jokowi menjawab pertanyaan awak media usai meresmikan Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (23/12) lalu.
Meski demikian, Jokowi tak merinci kapan reshuffle kabinet akan dilakukan.
"Ya nanti," kata Jokowi.
Baca Juga: Enggar Mundur Dari Wakil Wantim, NasDem Sebut Masih Kader Partai: Dia Mundur Karena Punya....
Lihat Sumber Artikel di Suara.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Suara.com.