Berani Bener.. Dipecat Gegara Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo Malah Gugat Jokowi-Kapolri dan Minta Keduanya Dihukum, Alamak!

Berani Bener.. Dipecat Gegara Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo Malah Gugat Jokowi-Kapolri dan Minta Keduanya Dihukum, Alamak! Kredit Foto: NTARA FOTO/Aji Styawan

Berawal dari pembunuhan Brigadir J hingga pemecatan Ferdy Sambo yang disebut-sebut sebagai dalang di balik insiden berdarah tersebut, kini kasus melebar ke gugatan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ferdy Sambo diketahui melayangkan gugatan ke Jokowi dan Jenderal Listyo ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta terkait hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang diberikan kepadanya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Membangkang, Lihat Nih Reaksi Pak Prabowo, Bikin Kaget!

Dilansir Populis.id dari situs PTUN, gugatan Ferdy Sambo terhadap Tergugat I (Presiden) dan Tergugat II (Kapolri) terdaftar pada Kamis (29/12/2022) dengan nomor perkara 476/G/2022/PTUN.JKT.

Dalam permohonannya, Ferdy Sambo meminta agar PTDH-nya sebagai Perwira Tinggi Polri dibatalkan sekaligus menempatkan dan memulihkan lagi semua hak-haknya sebagai anggota kepolisian.

Tak hanya itu, eks Kadiv Propam itu bahkan meminta Jokowi dan Jenderal Listyo untuk dihukum dengan membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara tersebut. Berikut isi permohonan Ferdy Sambo.

"Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

Menyatakan batal atau tidak sah Keputusan Tergugat I sebagaimana Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor. 71/POLRI/Tahun 2022 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Perwira Tinggi Polri, tanggal 26 September 2022;

Memerintah Tergugat II untuk menempatkan dan memulihkan kembali semua hak-hak Penggugat sebagai Anggota Kepolisian Republik Indonesia;

Baca Juga: KPU Sebut Partai Ummat Lolos Verifikasi Faktual Ulang

Menghukum Tergugat I dan Tergugat II secara tanggung renteng membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini."

Sementara itu, Polri sendiri mengaku siap untuk menghadapi proses hukum atas gugatan Ferdy Sambo.Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, menegaskan kalau keputusan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait penolakan banding atas pemecatannya sudah final.

Meski begitu, Irjen Dedi menyadari bahwa pengajuan gugatan ke PTUN adalah hak konstitusional setiap warga negara.

Sebagaimana diketahui, Ferdy Sambo mendapat sanksi PTDH pada 26 Agustus 2022 lalu dalam sidang KKEP akibat kasus pembunuhan Brigadir J. Suami Putri Candrawathi tersebut sempat mengajukan banding, tetapi ditolak hingga akhirnya ia resmi dipecat oleh Polri pada 19 September 2022.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover