Gunakan Dana Baznas untuk Kader PDIP, Ganjar Pranowo Beri Penjelasan

Gunakan Dana Baznas untuk Kader PDIP, Ganjar Pranowo Beri Penjelasan Kredit Foto: (Twitter/@ganjarpranowo)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo buka suara terkait polemik penggunaan dana Baznas untuk memberikan bantuan renovasi rumah kader PDIP.

Ganjar mengungkapkan kalau awalnya bantuan tersebut hendak menggunakan dana pribadi. Apalagi penyerahan bantuan dilakukan untuk merayakan HUT ke-50 PDIP.

Ia baru mengetahui kalau Baznas juga ikut andil dalam dana bantuan tersebut. Itu baru diketahuinya di lokasi pemberian bantuan.

Adapun Baznas menyalurkan bantuan sebesar Rp 20 juta. Baznas mengklaim penyerahan bantuan tersebut tidak menyalahi aturan.

Baca Juga: Diduga Pakai Uang Baznas untuk Kepentingan Partai, Ganjar Pranowo Habis Dirujak Ramai-Ramai Politisi Demokrat

Meski sempat kaget, Ganjar tetap menerima bantuan dari Baznas walaupun dananya masih belum cukup untuk melakukan renovasi rumah kader.

"Saya estimasi pasti kurang karena untuk pembangunan sampai jadi butuh sekitar Rp 50 juta. Nah sisanya nanti saya yang menyelesaikan," kata Ganjar di Semarang, Sabtu (31/12/2022).

Setelah mengetahui bantuan itu diprotes, akhirnya Ganjar mengambil sikap dengan menariknya.

"Ya, saya yang perintahkan untuk ditarik," ucapnya.

Baca Juga: Terbitkan Perppu Cipta Kerja, Jokowi Dikritik Keras PKS!

Kandidat terkuat calon presiden 2024 itu menjelaskan kalau dana bantuan Baznas belum dicairkan. Oleh sebab itu, ia memutuskan untuk mengalihkan bantuan Baznas untuk membantu warga lain.

"Uangnya memang belum diberikan juga. Dana Baznas nanti dialihkan untuk membantu warga yang lain," tuturnya.

Cuitan Ganjar

Tampak dalam unggahannya tersebut, Ganjar Pranowo membagikan sebuah cuitan tentang rencananya menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan yang ke-50, ia berencana untuk melakukan pemugaran dengan memberikan bantuan.

"Menjelang Ultah @PDI_Perjuangan ke 50 saya berencana memugar 50 rumah kader yang kondisinya belum layak," tulis Ganjar pada cuitannya @ganjarpranowo pada hari Jumat (30/12/2022).

Baca Juga: Ade Armando Ungkap Alasan Anies Terima Nama Yohanes; Ternyata Demi Pilpres Semata!

Ganjar Pranowo yang juga merupakan kader PDIP tersebut menerangkan bahwa pemugaran pertama akan dilakukan kepada ketua ranting PDI Perjuangan yang berada di Desa Kapencer, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah yang bernama Sumarwan.

"Rumah Pak Sumarwan ini jadi yang pertama. Beliau Ketua Ranting Pdi Perjuangan Desa Kapencer, Kertek, Wonosobo" sambungnya.

Namun, hal tersebut lantas mendapatkan kecaman dari warganet dan menuai kontroversi. Oleh karenanya, postingannya tersebut kini telah hilang alias dihapus.

Baca Juga: Ganjar Diduga Pakai Dana Baznas Demi Kepentingan Partai, Eko Widodo Nyeletuk: Buzzer yang Kemarin Goreng Isu ACT Mana Suaranya!

Beberapa saat setelah postingan tersebut dihapus, tampak salah satu warganet membagikan kembali postingan Ganjar Pranowo tersebut. Ia menyebut bahwa Baznas merupakan lembaga zakat nasional.

Namun, ia heran mengapa hal tersebut digunakan untuk kepentingan partai.

Diketahui, dalam postingannya Ganjar Pranowo menyertakan logo Baznas pada papan bantuan renovasi senilai Rp 20 juta.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Suara.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini