Pegiat media sosial Yusuf Muhammad alias Yusuf Dumdum menyentil keras eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya kepemimpinan Anies Baswedan selama lima tahun di Jakarta jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan masa-masa penjajahan Belanda dan Jepang.
Kritik pedas itu dilontarkan Yusuf Dumdum menanggapi peristiwa truk molen yang terperosok ke dalam sumur resapan. Dimana sumur resapan yang dibangun di bahu jalan itu tak mampu menahan beban truk molen tersebut dan akhirnya jebol.
Bagi Yusuf Dumdum, Anies Baswedan hanya mewarisi sejumlah masalah buat masyarakat Jakarta. Tak ada kebijakan baik yang menguntungkan masyarakat.
"Era penjajahan Kolonial Belanda dan Jepang aja ninggalin pembangunan yang manfaat bagi masyarakat," kata Yusuf Dumdum dalam sebuah cuitan di akun twitternya @yusufdumdum dilansir Populis.id Selasa (3/1/2023)
"Lha gubernur seiman malah ninggalin masalah yg bikin susah banyak masyarakat. Kejamnya era jahiliyah gubernur seiman," tambahnya.
Dalam cuitannya itu, pegiat media sosial yang juga dikenal sebagai loyalis Ganjar Pranowo itu juga membagikan sebuah video wawancara warga pasca peristiwa terperosoknya truk molen tersebut.
Baca Juga: Tinggal Menghitung Hari, Masa Penahan Ferdy Sambo Segera Berakhir, Bisa Langsung Bebas Nih Bos?
Dalam video wawancara itu, seorang warga terang-terangan menyatakan keberatannya atas pembangunan sumur resapan yang menguras anggaran jumbo dari APBD DKI Jakarta itu. Warga lebih sepakat apabila Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membenahi saluran air sebagai solusi mengatasi banjir.
"Kita lebih memilih saluran, karena di sini kiri kanan itu ada trotoar semua, sudah bagus nggak ada masalah (banjir) tapi ditambah sumur resapan jadi yang pas di saluran air (di bawah trotoar itu) jadi nggak fungsi sumur resapan itu. Nggak benar itu," kata warga dalam video wawancara tersebut!
Baca Juga: Astaganaga! Paul Zhang Kembali Hina Islam dan Nabi Muhammad, Sampai Sebut-sebut Agama Perampok