Ekonom Rizal Ramli mengaku bahwa dirinya sedih melihat kawannya yakni Menkopolhukam Mahfud MD. Ia menyebut kalau bobot intelektual Mahfud semakin merosot.
“Saya kadang-kadang sedih baca beginian. Ternyata bobot intelektual kawan saya semakin merosot,” kata dia dari twitter @ramliRizal yang dikutip populis.id pada Rabu (4/1/2023).
Ia mengatakan merosotnya intelektual Mahfud MD karena berada di dalam kekuasaan.
“Luntur di mesin cuci kekuasaan. Ironi,” katanya.
Belakangan diketahui, Mahfud MD mendapat kritik usai menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja. Banyak pihak yang meyayangkan karena turut mendukung Perppu tersebut.
Belakangan, Mahfud melalui cuitannya di Twitter pada Rabu (4/1/2023) menegaskan, sikapnya yang tidak menentang Perppu Cipta Kerja murni dari hari nuraninya.
“Ngarang. Saya tuh tak pernah ragu untuk bersikap sesuai dengan nurani dan ilmu,” pungkasnya.
Saya kadang2 sedih baca begianian ????. Ternyata bobot intelektual kawan saya semakin merosot. Luntur di mesin cuci kekuasaan. Ironi ???????? https://t.co/b02LL7F6he
— Dr. Rizal Ramli (@RamliRizal) January 4, 2023