Ealah.. Minta Jokowi Izin ke Surya Paloh Sebelum Reshuffle, Elite NasDem Auto Kena Semprot: Haluan Kita UUD 1945, Bukan Om Brewok!

Ealah.. Minta Jokowi Izin ke Surya Paloh Sebelum Reshuffle, Elite NasDem Auto Kena Semprot: Haluan Kita UUD 1945, Bukan Om Brewok! Kredit Foto: Antara Foto

Pegiat media sosial, Jhon Sitorus, menanggapi pernyataan Ketua DPP Partai NasDem, Effendi Choirie alias Gus Choi, yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berdiskusi terlebih dulu dengan Surya Paloh sebelum melakukan reshuffle.

Pasalnya, ia menilai bahwa Jokowi bukan raja sehingga harus menghormati NasDem juga sebagai partai yangikut mengusung dan memenangkannya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019 lalu.

Baca Juga: Hasto Beberkan Tradisi Megawati Sebelum Umumkan Capres PDIP

“NasDem itu pendukung setia sejak 2014, reshuffle sekarang itu apakah sudah memahami menghormati hak NasDem sebagai pengusung pendukung, diajak misalnya. Pak Surya diajak konsultasi, Pak Surya misalnya ditanya, Pak Surya misalnya diberitahu, apakah sudah, itu yang saya tidak tahu,” ujarnya di Kopi Politik, Jakarta Selatan, pada Sabtu (7/1/2023).

Ia melanjutkan, “Intinya adalah presiden bukan raja, presiden punya hak memang iya punya hak, tetapi pengusung juga punya hak, hak untuk diajak bicara, hak untuk diajak berembuk bermusyarawah.”

Menanggapi pernyataan itu, Jhon Sitorus kemudian mengunggah sebuah artikel melalui salah satu cuitannya yang berjudul, “Politikus NasDem Sebut Jokowi Bukan Raja, Harus Izin Dulu ke Surya Paloh Sebelum Lakukan Reshuffle.”

Saat mengunggah foto itu, Jhon kemudian berterima kasih kepada NasDem yang semakin menunjukkan bahwa mereka merupakan musuh dalam selimut karena tidak pernah ada aturan dalam Undang-undang Dasar (UUD) 1945 yang mengharuskan bahwa reshuffle kabinet harus melapor dulu ke pimpinan partai politik.

Baca Juga: Tragedi Hukum! ‘Kok Wakil Tuhan Konsultasi Sama Polisi Buat Nentuin Hukuman Ferdy Sambo?’

Tak hanya itu, ia juga diduga menyinggung NasDem yang mengusung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Terimakasih sebesar2nya kepada NASDEM. Kalian semakin menunjukkan bahwa kalian memang MUSUH DALAM SELIMUT,” ujarnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @Miduk17 yang diunggah pada Senin (9/1/2022).

Ia melanjutkan, “Tidak pernah ada dalam UUD bahwa Reshuffle kabinet harus melapor ke pimpinan PARPOL. Haluan kita ada UUD 1945, bukan om BREWOK sang penunggang BAPAK politik IDENTITAS.”

Cuitan Jhon kemudian menimbulkan berbagai macam reaksi dari netizen, baik pro maupun kontra dengan pernyataannya.

Terkait

Terpopuler

Terkini