Dikhianati Amien Rais Cs Tahun 1999, Megawati: Mestinya Saya Jadi Presiden, Jangan Lupa!

Dikhianati Amien Rais Cs Tahun 1999, Megawati: Mestinya Saya Jadi Presiden, Jangan Lupa! Kredit Foto: Istimewa/M. Rizal

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkit kegagalannya menjadi presiden pada pemilu tahun 1999 lalu.

Megawati mengeklaim bahwa seharusnya ia yang menjadi Presiden Indonesia menggantikan B.J. Habibie, bukan Abdurahman Wahid atau Gus Dur.

Diketahui, ketika itu PDIP menang Pemilu tahun 1999. Namun, dalam pemilihan presiden (Pilpres) yang digelar oleh Majelis Permusyawarahan Rakyat (MPR), Megawati gagal menjadi presiden. Ia kalah suara dari pesaingnya, yakni Gus Dur.

Baca Juga: Jokowi Puji Kehati-hatian Megawati Umumkan Capres: Tidak Grasah-grusuh Seperti yang Lain!

"Saya jadi anggota DPR tiga kali, jadi Wapres, mustinya (tahun) 99 itu kan, kita menang, dan saya musti jadi presiden lho, jangan lupa," ungkap Megawati dalam pidato politiknya di acara HUT ke-50 PDIP di JIEXpo, Kemayoran pada Selasa (10/1/2023).

Megawati pun mengakui bahwa dirinya gagal menjadi presiden lantaran ada intrik politik.

"Tapi kan kembali, ada politik. Itu namanya politik," tandas putri Bung Karno tersebut.

Baca Juga: Ganjar Jadi Rebutan Parpol Lain, Megawati: Emang Nggak Punya Kader Sendiri?

Meski gagal menjadi presiden, Megawati ditunjuk untuk mendampingi Gus Dur dalam menjalankan pemerintahan yang sedang dalam masa-masa awal reformasi.

Megawati Dikhianati

Politikus senior PDIP Panda Nababan mengungkap alasan kegagalan Megawati menjadi presiden pada tahun 1999.

Ia mengaku Megawati dikhianati oleh Akbar Tandjung dan Amien Rais, sehingga gagal menjadi presiden.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover