Dugaan Korupsi Bansos Era Anies Baswedan Laman Ditindaklanjuti KPK, PSI Teriak Lantang Banget: Ini Kejahatan Super Luar Biasa!

Dugaan Korupsi Bansos Era Anies Baswedan Laman Ditindaklanjuti KPK, PSI Teriak Lantang Banget: Ini Kejahatan Super Luar Biasa! Kredit Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat untuk menindaklanjuti dugaan korupsi Bansos DKI Jakarta di era Gubernur Anies Baswedan. Dugaan korupsi itu pertama kali mencuat di media sosial melalui akun twitter @kurawa.

Juru bicara PSI, Aryo Bimmo menyatakan, PSI konsisten berpendapat bahwa korupsi yang dilakukan pada masa pandemi covid-19 semestinya dihukum lebih berat daripada pada masa-masa normal.

Baca Juga: Elit Kelompok Separatis Bela Lukas Enembe, Pigai Ikut-ikutan Ngebela: Mereka Membela Keluarganya Kok!

"Korupsi saja sudah merupakan kejahatan luar biasa. Korupsi masa pandemi itu super luar biasa. Kalau KPK lambat menangani, kami berharap Kejaksaan atau Kepolisan lebih gerak cepat," kata Bimmo dalam keterangan tertulis, Minggu (15/1/2023).

PSI khawatir kelambanan memulai penyelidikan akan berdampak pada hilang atau rusaknya barang bukti dan terjadi pengaburan isu. 

"Akhirnya kasus ini akan mengendap secara alamiah. Padahal, ada komponen masyarakat yang sudah sangat berani mengungkap dugaan korupsi ini ke publik," ujarnya. 

Bimmo juga berharap dukungan masyarakat untuk menguak kasus ini terus mengalir. Selain itu, masyarakat yang terdampak harus mulai menyusun gugatan perdata atas kerugian yang dialami. 

"Selama ini belum berhasil karena ada celah di hukum acara kita. Memang sudah saatnya KUHAP juga ditinjau kembali," ungkapnya.

Masyarakat yang terdampak pandemi harusnya mendapatkan ganti kerugian sebagai pihak yang terdampak kasus korupsi.

Baca Juga: Adegannya Sama Kuat Ma’ruf Terekam CCTV, Putri Candrawathi Ceplas-ceplos ke Pak Hakim: Biasanya Sih di Luar!

Baca Juga: Nggak Sampai 15 Menit, Putri Candrawathi Blak-blakan Soal Yosua, Baru Sebentar Langsung Keluar: Pas Saya di Atas…

"Ini sebagai pemulihan dan perlindungan terhadap hak korban korupsi. Selama ini kita terlalu fokus pada penghukuman pelaku. Sedangkan hak korban terabaikan," tuturnya. 

PSI juga berharap Pemerintah DKI dan DPRD DKI bersikap tegas terhadap temuan warga ini. Jangan hanya diam harus diusut tuntas agar warga Jakarta tidak terdzolimi. 

"Intinya, kasus ini harus terbuka terang benderang. Indikasi sudah ada, jangan sampai kandas sebelum dimulai. Semoga aparat penegak hukum bisa menangkap kegelisahan masyarakat," kata Bimmo. 

Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover