Partainya Haji Giring Ngebet Minta Kasus Dugaan Korupsi Bansos Era Anies Segera Digarap: Jangan Sampai...

Partainya Haji Giring Ngebet Minta Kasus Dugaan Korupsi Bansos Era Anies Segera Digarap: Jangan Sampai... Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Bimmo menegaskan bahwa partainya juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah komando Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono dan DPRD DKI bisa bersikap tegas terhadap temuan warga ini.

"Intinya, kasus ini harus terbuka terang benderang. Indikasi sudah ada, jangan sampai kandas sebelum dimulai" pungkasnya.

Sebelumnya, pegiat media sosial Rudi Valinka membocorkan dugaan korupsi bantuan sosial atau bansos milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2020 ketika masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. Berdasarkan temuan, dugaan korupsi itu mencapai Rp2,85 triliun. 

"Temuan Dugaan Korupsi Program Bansos Pemprov DKI tahun 2020 senilai Rp. 2.85 Triliun. Hasil audit forensik Ernst & Young yang belum dibuka ke publik nih," kata Rudi dikutip dari Twitter pribadinya @kurawa, Selasa (10/1/2023).

Rudi mengatakan bahwa dugaan tersebut berawal dari info seorang pengungkap fakta yang mengabarkan adanya penimbunan beras bansos milik perumda Pasar Jaya tahun anggaran 2020 yang masih tersimpan di Gudang sewaan di Pulogadung.

Pasar Jaya merupakan salah satu perusahaan BUMD yang dipilih Dinas Sosial DKI sebagai rekanan untuk menyalurkan bansos berupa paket sembako. Terkait hal itu, Pasar Jaya mendapat porsi senilai Rp2.85 triliun.

"Tidak ada alasan spesifik mengapa Dinsos DKI memberikan porsi yang sangat besar kepada Pasar Jaya apakah karena status perusahaan yang masih Perum (perusahaan umum) sehingga lebih mudah untuk administrasi cawe-cawenya," tuturnya.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover