Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul menyorot komentar pihak-pihak yang menyindir aksi Ketua DPR RI Puan Maharani menanam padi.
Adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Fadli Zon yang menyindir aksi menanam padi Puan Maharani. Hal ini sebagaimana pemberitaan disebuah media daring.
"Yang menyindir Mba Puan Maharani Ketua DPR RI menanam padi Barisan Sakit Hati kadrun-kadrun yang stres mendekati pesong selalu berpikir negatif," ucap Ruhut dalam akun Twitternya @ruhutsitompul, Sabtu (13/11/2021).
Meski tidak menyebut nama Susi dan Fadli, Ruhut meminta pihak-pihak yang menyindir Puan memahami pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Di mana, Hasto menyebut apa yang dilakukan Puan adalah bukti bahwa Ketua DPR RI menyatu dengan rakyat.
"Tolong hormati pernyataan Mas Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan yang berpikir positif paten. Merdeka," ujarnya.
Diketahui, Ketua DPR RI Puan Maharani ikut menanam tanaman padi saat kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia pun mendorong petani untuk melek teknologi agar hasil pertanian lebih produktif sehingga kesejahteraannya meningkat.
Puan mendatangi area Persawahan Sendangmulyo, Sleman, DIY, Kamis (11/11/2021). Meski hujan deras mengguyur, Puan ikut turun ke sawah untuk menanam padi bersama sejumlah petani perempuan di tengah lahan pertanian seluas 6 hektar.
"Puan menanam, nanti rakyat yang memanen," ujarnya.
Selama menanam bibit padi, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu berdialog dengan petani. Mengenakan caping dan sepatu khas petani, Puan terkadang berbicara menggunakan bahasa Jawa.
“Piro nek panen (berapa banyak kalau panen?), dijual neng endi (dijual ke mana?)” tanya Puan kepada para petani.
Para petani pun menjawab pertanyaan Puan. Mereka juga membicarakan soal sejumlah kendala yang dihadapi para petani selama ini, termasuk soal pupuk dan jalur distribusi saat panen.
Kemudian Puan juga berbincang dengan kelompok tani dan petani milenial di pematang sawah. Didampingi Wabup Sleman Danang Maharsa, Puan mendengarkan berbagai aspirasi petani sambil menikmati kacang dan ubi rebus.
“Kali ini saya hadir dengan fokus menanam padi, biarkan rakyat nanti yang memanen. Selama ini orang banyak fokus pada panennya. Padahal proses sebelum bisa panen itu panjang dan dimulai dengan kita menanam,” ucap Puan.
“Saya ingin mengetahui apa saja kebutuhan dan permasalahan yang ada di sini terkait petani. Bagaimana menanam padi, panennya dan sesudah panen itu dijual atau dibeli ke mana. Itu yang jadi perhatian saya,” sambungnya.
Baca Juga: Mbak Puan Hujan-hujanan Tanam Padi, Eh Bu Susi Ngomongnya Begini... Jleb Banget Sih!
Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.