Pemerintah Pakai Biaya Haji untuk Bangun IKN dan Jalan Tol, Apa Benar?

Pemerintah Pakai Biaya Haji untuk Bangun IKN dan Jalan Tol, Apa Benar? Kredit Foto: Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

Video terkait biaya haji beredar di media sosial lewat sebuah kanal YouTube yang diunggah pada 23 Januari 2023. 

Sampul dan judul video seolah menarasikan, pemerintah menggunakan biaya haji untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dan jalan tol. 

Baca Juga: Nah Loh, Biaya Haji di Indonesia Naik 73 Persen, Eh di Arab Saudi Malah Turun 30 Persen

"KELEWAT BATAS DANA HAJI DI PAKAI BUAT BANGUN IKN & JALAN TOL," tulis kanal tersebut pada sampul video. 

"PEMERINTAH BIADAP !! DANA HAJI DIPAKAIN BUAT BANGUN IKN & JALAN TOL ....!!!!!" demikian bunyi judul video terkait. 

Setelah video diperdengarkan untuk cek fakta, tidak benar pemerintah menggunakan biaya haji untuk membangun IKN dan jalan tol. 

Video membahas kritik mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu terhadap usulan kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp69.193.733,60 per jamaah.

Ia mempertanyakan kemana uang calon haji dari tahun sebelumnya, hingga Said Didu berasumsi uang tersebut sudah digunakan pemerintah untuk membiayai infrastruktur. 

Baca Juga: Menag Yaqut Naikkan Ongkos Naik Haji, Eks Rektor Pembeking Anies Langsung Blak-blakan Soal Dana Jemaah Rp20,34 T di Bank Syariah Indonesia

Narasi yang dibacakan sesuai dengan artikel Warta Ekonomi berjudul "Biaya Haji Diusulkan Naik 2x Lipat, Said Didu Ungkap Adanya Kemungkinan Dana Jamaah Digunakan untuk Infrastruktur", tayang pada 22 Januari 2023. 

Dengan demikian, video dengan narasi pemerintah menggunakan biaya haji untuk membangun IKN dan jalan tol adalah keliru. Faktanya, narasi tersebut hanya asumsi Said Didu terkait usulan kenaikan BPIH. 

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover