Menteri Perdagangan Minta Masyarakat Berhenti Salahkan Pemerintah: Masak Jelek Semua, Nggak Ada Baiknya?

Menteri Perdagangan Minta Masyarakat Berhenti Salahkan Pemerintah: Masak Jelek Semua, Nggak Ada Baiknya? Kredit Foto: Taufik Idharudin

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengajak masyarakat untuk berhenti meributkan hal-hal tidak produktif. Sebab, bangsa Indonesia masih tertinggal dengan berbagai negara.

"Saya mengajak masyarakat, Mathlaul Anwar menjadi pelopor bagi umat Islam untuk bergeser dari diskusi isu yang kadang tidak produktif menjadi mengajak umat bangsa diskusi agar kita jadi produktif," katanya saat membuka silaturahim nasional Ormas Mathlaul Anwar di Komplek DPR RI, Minggu (29/01/2023).

Baca Juga: Gus Miftah Bikin Kuis Soal Nama-nama Nabi, Eh Ada Jamaah Polos Nyeletuk: Nabi Adam, Nabi Idris, Nabi Luhut!

Ia menegaskan bahwa sekarang masih ada persoalan di bidang persoalan. Menurutnya, Arab Saudi masih lebih nyaman berdagang dengan negara lain seperti Thailand dan Vietnam. 

"Saudi dagangnya lebih hebat dengan Thailand dan Vietnam. Karena kalau eengan Indonesia, isunya itu lagi, muter lagi. Ini jenggot panjang apa pendek terus bertengkar, ini celana cingkrang atau tidak terus bertengkar," tuturnya.

"Kerudung, itu terus. Kalau kita kesana (Saudi) yang dibahas umroh, haji itu bagus. Tapi jarang ngomong soal dagang. Apalagi sekarang ada cebong-kampret," sambungnya. 

Apalagi, kata dia, sekarang masyarakat masih kerap menyalahkan pemerintah. Apapun yang dilakukan Presiden Jokowi, pasti disalahkan. Pun kubu pendukung pemerintah juga menganggap apa yang dilakukan oposisi sudah pasti salah.

"Memang Presiden kan manusia biasa, pasti ada salahnya. Masak ya jelek semua? Masak tidak ada benarnya sama sekali? Kita bisa melewati Pandemi Covid-19 kan karena kerja Presiden. Nanti kubu sini melihat sana juga gitu," tegasnya.

Baca Juga: Astaganaga! Farhat Abbas Desak Keluarga Brigadir J Segara Maafkan Ferdy Sambo, Bilang Kematian Yosua Sebagai…

Baca Juga: Sampai Segitunya! Ledek Prabowo Subianto, Said Didu Bawa-bawa Jan Ethes, Astaga

Maka, diskusi di tengah masyarakat sudah saatnya digeser ke soal yang lebih bermanfaat dan berimplikasi baik. Misalnya bagaimana peningkatan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di tengah masyarakat.

"Dalam sunatullah itu barang siapa yang mempelajari ekonomi, dia maju. Yang cuma ribut-cebong kampret dia ketinggalan. Belajar ekonomi, dia akan makmur. Yang tidak, dia akan ketinggalan," pungkasnya.

Terkait

Terkini

Populis Discover