Ferdy Sambo Disebut Cuma Jadi Korban Prank Putri Candrawathi, Gelap Mata Lalu Habisi Yosua, yang Ngomong Bukan Orang Sembarangan

Ferdy Sambo Disebut Cuma Jadi Korban Prank Putri Candrawathi, Gelap Mata Lalu Habisi Yosua, yang Ngomong Bukan Orang Sembarangan Kredit Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Perkara kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) kini memasuki babak akhir, lima terdakwa dalam kasus ini sudah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam sidang lanjutan beberapa waktu lalu, majelis hakim menyimpulkan kasus pembunuhan di Duren Tiga, Jakarta Selatan itu dipicu perselingkuhan antara Putri Candrawathi dan mendiang Brigadir Yosua yang membuat Ferdy Sambo marah besar. Dengan kesimpulan tersebut, maka klaim yang menyebutkan aksi pembunuhan itu dipicu karena kasus pemerkosaan terbantahkan, sebab sejauh ini klaim itu tak cukup bukti. 

Baca Juga: Geger Anies Baswedan Keplak Tangan Warga yang Mempersilahkannya Masuk: Awas Tangan Lu, Lagi Syuting Ini Ada Kamera!

Terkait hal ini politisi Partai Kebangkitan Bangasa (PKB) Umar Hasibuan atau Gus Umar mengatakan, posisi Ferdy Sambo dalam kasus ini adalah sebagai korban tipu daya yang dilakukan istrinya.

Seharusnya Ferdy Sambo mengecek kebenaran klaim Putri Candrawathi yang mengaku diperkosa Brigadir J ketika mereka berada di Magelang Jawa Tengah. Menurutnya Ferdy Sambo langsung gelap mata dan merencanakan pembunuhan tersebut setelah mendengar cerita pelecehan seksual dari istrinya, dimana cerita itu belum tentu benar adanya.

"Suaminya kena prank sampai bunuh joshua," ujar Gus Umar di akun twitternya dilansir Rabu (1/2/2023).

Baca Juga: Tak Main-main! Depak 6 Menteri Sekaligus, Jokowi Bersihkan Kabinet dari Para Pengkhianat

Adapun Putri Candrawathi hingga kini masih ngotot mengklaim dirinya dilecehkan Brigadir J kendati dirinya telah dintut 8 tahun penjara. Bahkan dalam pledoinya atau nota pembelaannya yang dibacakan beberapa waktu lalu, istri eks kadiv propam polri itu masih mempertahankan narasi tersebut. 

JPU yang mendengar narasi pemerkosaan dalam pledoi Putri Candrawathi itu langsung dengan tegas membantah Menurut jaksa, Putri sudah memainkan peran dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua. Di mana, Putri awalnya menyampaikan cerita tentang pelecehan kemudian berganti dengan pemerkosaan.

"Terdakwa Putri Candrawathi melakukan karakter yang dipersyaratkan dengan pembunuhan berencana, yaitu menyampaikan cerita kepada saudara Ferdy Sambo, berupa cerita jika terdakwa Putri Candrawathi dilecehkan. Yang kemudian berubah menjadi cerita pemerkosaan," kata jaksa.

Selepas itu, Sambo pun membuat skenario pembunuhan terhadap Yosua bersama dengan Bharada Richard Eliezed atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Baca Juga: Doyan Kafir-kafirin NKRI tapi Senyum Lebar Banget Terima Honor Ceramah di BUMN, Felix Siuaw Kena Diteriaki: Pejuang Khilafah Munafik!

"Lalu saudara Ferdy Sambo membuat perencanaan dan bekerja sama dengan saksi Ricky Rizal Wibowo, saksi Kuat Ma'ruf, dan saksi Richard Eliezer Puhilang Lumiu, untuk menghilangkan nyawa Nofriansyah Yosua Hutabarat," ujar jaksa.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini

Populis Discover