Utang Anies ke Sandiaga Cuma Fitnah Belaka! Akbar Faizal dan Erwin Aksa Harus Minta Maaf

Utang Anies ke Sandiaga Cuma Fitnah Belaka! Akbar Faizal dan Erwin Aksa Harus Minta Maaf Kredit Foto: Istimewa

Aktivis 98 Faizal Assegaf menegaskan bahwa isu utang Anies Baswedan sebesar Rp50 miliar kepada Sandiaga Uno hanyalah fitnah untuk menjatuhkan bakal calon presiden (Bacapres) Partai NasDem tersebut.

Dia pun Akbar Faizal dan Erwin Aksa sebagai orang pertama yang menggaungkan isu tersebut untuk meminta maaf kepada publik dan Anies Baswedan.

“Sudah saya tegaskan bahwa Anies Baswedan difitnah dengan tuduhan utang Rp50 M ke Sandiaga,” ujar Faizal dikutip dari akun Twitter pribadinya pada Selasa (7/2/2023).

Baca Juga: NU Tolak Tegas Pendirian Negara Khilafah: Dapat Hancurkan Umat Manusia!

Selain itu, Akbar Faizal dan Erwin Aksa juga diminta berjiwa besar dengan mengakui kebohongan yang telah dilakukannya.

“Bung Akbar Faizal & Erwin Aksa segera minta maaf ke publik, berjiwa besar untuk mengakui telah melakukan kebohongan,” ujar Faizal.

Kritikus sekaligus aktivis ini kemudian mengharapkan agar permainan politik bodoh dan memalukan dihentikan serta berhenti mencoba menjegal Anies.

“Stop bermain politik bodoh & memalukan tersebut. Stop menjegal Anies dengan cara-cara kotor!” ujar Faizal.

Baca Juga: Janji Politik Prabowo & Sandi Diungkit Kembali: Ngaku Bakal Timbul-Tenggelam Bersama Emak-Emak, Eh Malah Masuk Kabinet Jokowi

Sebelumnya, utang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu diungkit oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa di kanal Podcast Akbar Faizal.

Erwin yang saat itu menjadi salah satu tim sukses pasangan Anies-Sandi mengatakan Anies berhutang pada Sandi sebesar Rp 50 miliar untuk pembiayaan logistik.

Bahkan sepengetahuan keponakan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla itu, utang tersebut belum dilunasi Anies hingga saat ini.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Warta Ekonomi.

Terkait

Terkini

Populis Discover