Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristyanto menegaskan bahwa pihaknya sudah menutup pintu rapat-rapat untuk berkoalisi dengan Partai NasDem.
Sebab, menurut Hasto, PDIP tidak mau mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu memastikan bakal mengusung kadernya sendiri di Pilpres mendatang.
"Kalau kodenya itu (dari Surya Paloh) untuk Capres-Cawapres, PDIP akan mencalonkan dari internal. Sementara Pak Anies kan bukan dari internal PDIP," ucap Hasto dikutip dari YouTube Zulfan Lindan Unpacking, Selasa (7/2/2023).
Lebih lanjut, Hasto mengatakan bahwa PDIP baru akan membuka pintu bagi NasDem jika Surya Paloh mau berpikir ulang ihwal sosok Capres yang sudah dideklarasikannya.
Surya Paloh harus menarik dukungannya terlebih dahulu terhadap pencapresan Anies Baswedan.
"Kalau Cawapres kan berbeda. Kecuali misalnya, Bang Surya Paloh mengatakan, bahwa NasDem setelah melakukan pertimbangan yang mendalam terhadap kondisi internal partai, demi menjaga keutuhan internal partai, demi kepentingan bangsa dan negara, kemudian akan melakukan review ulang terhadap calon presiden yang sebelumnya diumumkan, ini akan berbeda," papar Hasto.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku ingin bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Saya pikir keinginan untuk itu sih (bertemu PDIP) ada saja, tinggal atur aja. Kita kasih kode-kode dulu, kita minta barangkali kapan Ibu Mega ada waktu yang baik, ya kan,” ujar Surya Paloh usai menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (1/2).