GP Mania Bubar, Noel Kena Sentil FX Rudy: Relawan Tidak Sadar Diri!

GP Mania Bubar, Noel Kena Sentil FX Rudy: Relawan Tidak Sadar Diri! Kredit Foto: Viva

Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo buka suara terkait pembubaran relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania. Dia menegaskan, pembubaran GP Mania tidak berpengaruh apa pun.

Menurut Rudy, hal tersebut juga tidak akan berpengaruh pada elektabilitas Ganjar.

Enggak ada ngefek-nya. Kecuali ada presiden dari relawan kuwi ngefek,” katanya kepada wartawan, Jumat (10/2/2023).

Baca Juga: GP Mania Bubar, Ganjar Pranowo Dapat Julukan Baru dari Rizal Ramli: 'Pangeran Tiktok'

Selain itu, FX Rudy menjelaskan bahwa secara konsep relawan itu atas dasar sukarela. Ia menilai para relawan yang membubarkan diri tersebut berlaku tidak sabar.

“Yang namanya relawan itu kan rela toh. Kerelaan untuk memberikan dukungan. Tapi, kalau mendukung pun partai tidak memberikan rekomendasi tidak bisa juga. Ini justru relawan yang tidak sadar diri. Relawan yang tidak sabar dan tidak sadar diri,” katanya.

Selain itu, pembubaran relawan GP mania tersebut menurutnya tidak paham mekanisme partai dan pemilu.

Baca Juga: Airlangga-Cak Imin Ketemu di Senayan, Ngomongin Soal Deklarasi Anies Oleh PKS, Ternyata Koalisi Perubahan....

“Yang ngomong seperti itu belum paham proses dan mekanisme sistem partai. Kan tidak ada calon presiden dari relawan. Adanya presiden dicalonkan partai politik yang memenuhi parlemen 20 persen secara nasional 25 persen,” ujarnya.

Rudy pun mendukung sikap Ganjar yang tidak mengeluarkan pernyataan apa pun sebelum mendapat rekomendasi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut dia, tindakan Ganjar adalah langkah beretika.

“Justru Ganjar punya etika. Gagasan dikeluarkan ketika direkomendasi. Belum direkomendasi gawe gagasan kok ngoyoworo. Dan 1.000% tak benerke. Biar pun sudah punya gagasan tidak dikeluarkan dulu,” kata FX Rudy.

Ia pun berkaca pada proses pencalonan Presiden Joko Widodo yang tetap menunggu rekomendasi. Menurut dia, mengeluarkan pernyataan maju sebagai calon presiden tanpa dibekali rekomendasi sama saja mendahului sebelum waktunya.

Nggege mongso. Mendahului hak mereka yang diberikan. Patuh pada mekanisme partai. Pak Jokowi ketika dapat rekomendasi gagasan baru difloorkan,” ujarnya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover