Menanti Ide Perubahan Anies
Anies Baswedan bersama Partai NasDem, Demokrat, dan PKS selalu menamai diri mereka sebagai Koalisi Perubahan.
Namun, hingga saat ini kata 'perubahan' itu masih sebatas jargon belaka. Anies atau koalisi partai pendukungnya belum memaparkan ide perubahan ke publik.
Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan bahwa saat ini publik tidak melihat Anies dan partai pendukungnya benar-benar akan membawa perubahan, sebagai antitesis pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Menurut dia, Anies sejauh ini tidak berani menyatakan dengan lantang menolak melanjutkan program pemerintah Jokowi yang ugal-ugalan. Salah satu program Jokowi yang menurutnya perlu ditolak Anies adalah pembangunan IKN.
"Publik (mengharapkan) NasDem atau Anies bicara secara lantang, kalau menang jadi presiden, semua legacy yang sudah dilakukan Jokowi ditolak. Kan misalnya, poros perubahan itu mengandaikan IKN itu proyek ugal-ugalan," tegas Adi dalam acara Dua Sisi TVOne, dikutip Jumat (30/12/2022).
Tak hanya soal IKN, Adi menilai seharusnya Anies juga berani bicara lantang menolak pembangunan infrastruktur yang ugal-ugalan di era Jokowi.
Baca Juga: Trik Penggembosan Ganjar Dianggap Tak Berhasil, Eros Djarot: Kasihan Noel Justru Rugi Sendiri
Lebih lanjut dia mengatakan, jika Anies berani bicara dengan lantang menolak program Jokowi maka mantan Gubernur DKI Jakarta itu baru bisa dianggap mewakili kelompok oposisi.
"Kalau itu yang dilakukan, Anies yang dianggap sebagai representasi kelompok oposisi, perubahan politik, Anies akan naik kembali. Itu yang diharapkan publik," ucapnya.