Nah Lho... Orang Tua Brigadir J Bakalan Hadir Langsung Di Sidang Vonis Ferdy Sambo dan Putri Hari ini, Terus Minta ini ke Hakim!

Nah Lho... Orang Tua Brigadir J Bakalan Hadir Langsung Di Sidang Vonis Ferdy Sambo dan Putri Hari ini, Terus Minta ini ke Hakim! Kredit Foto: VIVA/M Ali Wafa

Orang tua dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dipastikan hadir dalam sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (13/2/2023), hari ini.

"Orang tua Yosua akan hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan besok tanggal 13 Februari 2023 pada saat pembacaan putusan terdakwa Ferdy Sambo dan terdakwa Putri Candrawathi," kata Kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua, Martin Lukas Simanjuntak kepada wartawan, Minggu (12/2/2023).

Baca Juga: Blak-blakan, Noel Sebut Ganjar Nggak Ada Pantas-pantasnya Jadi Presiden Penerus Jokowi, Sifat Aslinya Dibongkar Habis-habisan, Astaga

Martin menyebutkan harapan keluarga Yosua dalam persidangan besok. Orang tuq Brigadir J berharap hakim dapat memvonis Ferdy Sambo dengan hukuman penjara seumur hidup.

Sementara Putri Candrawathi dijatuhkan vonis 20 tahun penjara atau lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

"Harapan keluarga untuk vonis terdakwa Ferdy Sambo majelis hakim dapat memvonis sesuai tuntutan jaksa penuntut umum (penjara seumur hidup), dan untuk terdakwa Putri Candrawati agar divonis melebihi dari tuntutan jaksa penuntut umum (ultra petita)," ujarnya.

Baca Juga: Diprediksi Pakar, Maaf Banget Nih Pak Prabowo: Anda Bakal Kalah untuk Ke 5 Kalinya Dalam Pilpres!

Putri Candrawathi mesti divonis lebih tinggi daripada tuntutan jaksa karena istri Ferdy Sambo karena dinilai sebagai pemicu peristiwa pembunuhan terhadap Yosua.

"PC (Putri Candrawathi) berdasarkan kesimpulan pada surat tuntutan jaksa penuntut umum adalah sebagai pemicu dan yang menularkan niat jahat (mens rea) pertama kali kepada terdakwa Ferdy Sambo dengan cara mengatakan diperkosa padahal tidak diperkosa sehingga membuat Ferdy Sambo terprovokasi dan membuat perencanaan untuk merampas nyawa milik almarhum Yosua," paparnya.

Sebelumnya, Jaksa dalam persidangan sebelumnya menuntut Ferdy Sambo dengan hukuman penjara seumur hidup. Sedangkan Putri Candrawathi dituntut dengan hukuman 8 tahun penjara.

Terkait

Terkini

Populis Discover