Akui Gibran Masuk Kandidat Bakal Cagub DKI Jakarta, PDIP: Kami Menilai Berhasil Memimpin Daerahnya...

Akui Gibran Masuk Kandidat Bakal Cagub DKI Jakarta, PDIP: Kami Menilai Berhasil Memimpin Daerahnya... Kredit Foto: Istimewa

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungkap sedang mempersiapkan kader potensialnya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024 mendatang.

Sekretaris DPD PDIP Jakarta Gembong Warsono mengatakan, partainya tengah mencermati empat nama kader untuk diusung di Pilgub DKI Jakarta. Salah satu nama yang disiapkan PDIP, yakni putra sulung Presiden Joko Widodo yang juga Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.

Gibran masuk menjadi kandidat calon gubernur DKI Jakarta bersama tiga nama lain, antara lain, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menpan RB Abdullah Azwar Anas, mantan wali kota Semarang Hendrar Pihadi. PDIP mengaku, pemilihan nama-nama ini karena keempatnya dinilai berhasil membangun daerahnya.

"PDI Perjuangan mencermati kader-kader yang ditugaskan sebagai kepala daerah dan empat kader ini kami menilai berhasil memimpin daerahnya," kata Gembong saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Ahad (12/2/2023).

Baca Juga: Nah Lho... Orang Tua Brigadir J Bakalan Hadir Langsung Di Sidang Vonis Ferdy Sambo dan Putri Hari ini, Terus Minta ini ke Hakim!

Gembong mengatakan, keberhasilan keempat kader PDIP ini membangun daerahnya dinilai menjadi modal kuat untuk membangun Jakarta. Gembong menyebut Jakarta mengalami kemunduran pada era Gubernur Anies Baswedan.

"PDI Perjuangan memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pembangunan Jakarta, karena kami menyadari pada era sebelum Pj Gubernur Heru Budi Hartono, terjadi kemunduran," kata Gembong.

Baca Juga: Pujian Anies Baswedan Untuk Presiden Jokowi, Sebut Seorang Anak dari Keluarga Sederhana Sampai Sosok Inspirasi!

"Maka munculnya empat nama itu guna menjawab tantangan pembangunan Jakarta, juga menjawab ketika Jakarta sudah tidak lagi menjadi ibu kota negara," ujarnya.

Gembong juga meyakini tidak masalah jika kader yang diusung nanti berasal dari luar DKI. Sebab, pemilih Jakarta adalah pemilih rasional yang melihat rekam jejak.

Baca Juga: 8 Tahun Terlalu Ringan, Keluarga Brigadir J Minta Putri Candrawathi Dihukum lebih Berat! Berapa Tahun?

"Untuk mendongkrak suara, kami menyakini warga Ibu Kota sebagai pemilih rasional, akan menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak calon," ujarnya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Terkait

Terkini

Populis Discover