PDIP Sebut DKI Mundur Saat Dipegang Anies, Relawan: Isu yang Sengaja Dilontarkan Buat Kerek Suara di Pemilu

PDIP Sebut DKI Mundur Saat Dipegang Anies, Relawan: Isu yang Sengaja Dilontarkan Buat Kerek Suara di Pemilu Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode membantah tudingan politisi PDIP Gembong Warsono yang menyebut DKI Jakarta mengalami kemunduran pada era Anies Baswedan.

Sebelumnya, Gembong menyatakan PDIP berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembangunan Jakarta lantaran menyadari terjadinya kemunduran pada era sebelum Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Meski tak secara eksplisit menyebut nama Anies, namun pernyataannya merujuk pada masa kepimpinan Anies yang berlangsung tepat sebelum dialihkan ke Heru.

Baca Juga: KPK Diminta Turun Tangan Usut Utang Anies Rp50 M, Fahri Hamzah: Itu Permufakatan Jahat!

"Gimana kami mau menanggapi orang yang secara kualifikasi tidak layak untuk menilai? Wong penggantinya Anies baru beberapa bulan sudah dikatakan baik. Indikatornya apa? Padahal kan semua ini adalah warisan-warisan Anies," kata Laode saat dihubungi Warta Ekonomi, Senin (13/2/2023).

Laode berpendapat pernyataan Gembong merupakan isu yang sengaja direproduksi guna memperkuat posisi PDIP pada Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Nggak Diuraikan, Eks Hakim Agung Sebut Hukuman Mati Ferdy Sambo Bisa Dibatalkan!

Meski begitu, ia meyakini pernyataan Gembong hanya sekadar omongan yang tak bisa dibuktikan.

"Isu-isu itu adalah isu yang sengaja direproduksi untuk kepentingan Pemilu dan PDIP. Jadi, kami ini lucu-lucuan sajalah [menanggapi] Pak Gembong begitu. Basis data nggak ada, hanya ngomong, dan memang tidak layak [untuk berkomentar]. Jadi, lucu-lucu sajalah," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Warta Ekonomi.

Terkait

Terkini

Populis Discover